YERUSALEM – KEMPALAN: Turgut Alp Boyraz, editor berita Timur Tengah Kantor Berita Anadolu tertembak peluru plastik di bagian kakinya oleh kepolisian Israel pada Jumat (7/5) ketika memberitakan penyerbuan terhadap masjid Haram al-Sharif.
Selain itu, jurnalis foto Anadolu, Mostafa Alkharouf juga tertembak peluru plastik di bagian punggungnya juga Fayiz Abu Rumeyle, pembawa kamera yang tertembak di bagian kakinya.
Turgut di rawat di tempat sementara dua lainnya dibawa ke rumah sakit.
Reaksi Para Pejabat
Melalui akun twitternya, Fahrettin Altun, direktur komunikasi Turki, mendoakan kesembuhan bagi Boyraz.
“Kami mengulang desakan kami kepada Israel untuk menghentikan serangan keji ini,” ujarnya seperti yang dikutip Kempalan dari Anadolu Agency.
“Kami mengutuk keras intervensi pemerintah Israel kepada editor Anadolu Agency, yang meliput perkembangan di Masjid Al-Aqsa,” kata juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa di Turki, Omer Celik.
Ia juga mengatakan, Kantor Berita Anadolu sudah menjadi sasaran pemerintah Israel karena membuka kekerasan yang dilakukan Israel di Palestina kepada dunia. Namun, ia menambahkan, kekerasan terhadap Anadolu Agency tidak mengubah posisinya. (Anadolu Agency, reza m hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi