Jumat, 13 Maret 2026, pukul : 09:34 WIB
Surabaya
--°C

Kuwait Tutup Akses Penerbangan dari India

KUWAIT CITY-KEMPALAN: Kuwait telah menangguhkan semua penerbangan dari India hingga pemberitahuan lebih lanjut setelah negara Asia Selatan itu mengalami ledakan kasus COVID-19, kantor berita negara KUNA melaporkan.

Mengutip dari Arab News Minggu (25/4), Keputusan tersebut menetapkan ‘larangan masuk warga negara India ke negara itu, yaitu mereka yang berasal dari Republik selama setidaknya 14 hari, dan sampai pemberitahuan lebih lanjut

India melaporkan 346.786 infeksi virus korona selama sehari terakhir, menjadikan total beban kasusnya melampaui 16 juta, nomor 2 setelah Amerika Serikat.

“Mengingat situasi kesehatan, telah diputuskan untuk menangguhkan hubungan udara komersial langsung dengan India sampai pemberitahuan lebih lanjut,” ungkap pemerintah Kuwait di Twitter Jumat (23/4) malam.

Penduduk Kuwait hanya akan diizinkan kembali melalui negara ketiga jika mereka singgah setidaknya selama 14 hari. Pekerja ekspatriat membentuk sekitar 70 persen dari populasi Kuwait dan termasuk ratusan ribu orang India.

Saat jam terus berdetak hingga penutupan koridor udara antara India dan UEA – salah satu yang tersibuk di dunia – tarif melonjak ketika orang India yang mampu membelinya bergegas untuk menghindari lonjakan COVID.

Situs perbandingan harga menunjukkan penerbangan komersial satu arah dari Mumbai ke Dubai pada hari Jumat dan Sabtu menelan biaya sebanyak 80.000 rupee yakni sekitar 10 kali lipat dari tarif biasa.

Tidak ada tiket yang ditawarkan mulai hari Minggu ketika penangguhan penerbangan 10 hari mulai berlaku.

UEA adalah rumah bagi sekitar 3,3 juta orang India yang merupakan sepertiga dari populasi – kebanyakan dari mereka di Dubai.

Di luar Teluk, Kanada menangguhkan penerbangan dari India dan Pakistan selama 30 hari, sementara Departemen Luar Negeri AS mendesak warga Amerika untuk menghindari perjalanan ke India, bahkan jika mereka telah divaksinasi.

Kekhawatiran telah difokuskan pada satu jenis virus baru khususnya yang telah menyebar dengan cepat di India dan telah terdeteksi di Eropa. (Arab News/KUNA, Belva Dzaky Aulia)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.