MINSK – KEMPALAN: Komite Keamanan Negara Belarusia (KGB) telah membenarkan penahanan atas ketua oposisi Front Masyarakat Marhaenis (BNF), Ryhor Kastusyou, dan analis politik ternama, Alyaksandr Fyaduta ditengah-tengah serbuan terhadap para pembangkang usai perseteruan pemilu presiden tahun 2020.
Melansir RFE/RL, dalam sebuah pernyataan pada Selasa (13/4), KGB mengatakan kedua pria itu ditahan atas tuduhan yang tidak ditentukan, menambahkan bahwa informasi rinci tentang kasus-kasus tersebut akan diberikan nanti. Kerabat Kastusyou sebelumnya mengatakan bahwa politisi itu telah ditahan di kota timur Shklou pada Senin (12/4) dan dibawa ke Minsk.
Sementara itu, Fyaduta tidak dapat dihubungi lagi pada Senin (12/4) di Moskow, di mana dia bekerja sebagai konsultan media. Polisi di ibu kota Rusia mengatakan mereka mulai mencarinya setelah kerabatnya menyampaikan kekhawatiran tentang keberadaannya. Istrinya, Maryna Shybko, mengatakan kepada RFE/RL pada Selasa (13/4) bahwa dia saat ini berada di Moskow, di mana dia pergi mencarinya, hanya untuk mengetahui bahwa dia telah ditahan.
“Saya tidak tahu apakah dia ada di Minsk atau di Moskow. Lucu sekali mengatakan bahwa suami saya mampu melakukan kejahatan, begitu pula di Kastusyou. Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan apa yang terjadi sekarang,” ujar Shybko seperti yang dikutip Kempalan dari RFE/RL.
Belarusia sedang dalam krisis politik antara Alexander Lukashenka yang berkuasa sejak 1994 yang dideklarasikan sebagai pemenang pada pemilu 2020 yang dianggap berpihak kepadanya. Usai kemenangan itu, ribuan warga turun ke jalan untuk unjuk rasa. (RFE/RL, rez)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi