Selasa, 28 April 2026, pukul : 08:27 WIB
Surabaya
--°C

Gubernur Tokyo: Olimpiade yang Aman di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

TOKYO-KEMPALAN: Gubernur Tokyo Yuriko Koike pada hari Rabu (15/4) berjanji untuk menekan penyebaran virus korona di ibu kota Jepang untuk memastikan Olimpiade yang aman menuju 100 hari hingga cara dimulai.

Komentarnya muncul ketika Tokyo mengalami lonjakan baru dalam infeksi virus korona, dengan banyak pertanyaan masih tersisa tentang bagaimana Olimpiade dapat dibuka pada 23 Juli di tengah krisis kesehatan global.

Melansir dari Kyodo News, Yuriko Koike menyampaikan bahwa Pemerintah Tokyo akan terus menekan penyebaran virus supaya dapat menyelenggarakan Olimpiade Tokyo 2020 secara aman.

“Saya dengan tulus menantikan untuk melihat semua atlet dari Jepang dan luar negeri, yang telah berlatih sangat keras, menggelar pertandingan yang luar biasa dengan mengadakan acara dengan semua orang dalam 100 hari dari sekarang,” kata Koike pada sebuah upacara di gedung pemerintah.

Panitia Jepang dan International Olympic Comittee (IOC) telah berjanji untuk memprioritaskan keselamatan di Olimpiade Tokyo, yang ditunda pada Maret tahun lalu. Tetapi publik terus meragukan kejadian sekitar dua minggu dengan pandemi yang masih jauh dari selesai dan sebagian besar orang di Jepang belum divaksinasi.

Pemerintah Jepang minggu lalu dipaksa untuk menunjuk ibu kota sebagai peningkatan tindakan terhadap COVID-19 yang lebih kuat, dengan langkah tersebut dilakukan kurang dari sebulan setelah keadaan darurat terkait virus dicabut.

Tokyo pada hari Rabu (15/4) mengkonfirmasi 591 kasus infeksi harian lainnya, jumlah tertinggi sejak akhir keadaan darurat kedua pada 21 Maret. Di seluruh Jepang, lebih dari 4.000 kasus dilaporkan untuk pertama kalinya sejak 28 Januari, karena varian yang sangat menular menyebar di beberapa bagian negara.

Koike mengatakan bahwa keadaan semi-darurat saat ini hingga 11 Mei akan menjadi “periode penting” untuk melawan virus corona hingga Olimpiade dihelat.

Jepang telah mencatat lebih dari 517.000 infeksi dan sekitar 9.500 kematian karena virus korona, keduanya angka yang lebih rendah dari kebanyakan negara ekonomi besar. Tetapi total kasus Tokyo yang dikonfirmasi lebih dari 127.000 sejauh ini yang tertinggi di antara wilayah di negara ini. (Kyodo News, Belva Dzaky Aulia)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.