Oleh : Ferry Is Mirza
Wartawan senior, pengurus PWI Jawa Timur
KEMPALAN: PRINSIP yang harus kita pegang dalam menjalani kehidupan adalah jangan selalu merasa diri sudah baik. Namun berusaha terus untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik.
Seorang Muslim dan Muslimah tidak boleh memiliki rasa dengki. Karena dengki itu adalah sifat yang tercela, dan dapat merusak amal sholeh kita. Allah Subhanahu Wa Ta’ala melarang manusia mengharapkan segala kelebihan dan keutamaan yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala berikan kepada orang lain.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, “Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan.
Mohonlah kepada Allah sebagian dari karuniaNYA. Sungguh Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
(QS.An-Nisa’ : 32)
Sesungguhnya dengan membenci apa yang telah Allah Azza Wa Jalla tetapkan, itu artinya sama saja dengan benci akan nikmat yang Allah berikan kepada orang lain, atau dengan kata lain benci terhadap ketentuan ketentuan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang akan berakibat menghapus kebaikan-kebaikannya sebagaimana api menghabiskan kayu bakar.
Dan Hati orang yang hasad akan selalu merasa sedih dan susah. Setiap kali melihat nikmat Allah Azza Wa Jalla atas orang yang ia dengki, ia akan berduka dan susah dan begitu seterusnya.
“Wahai orang-orang yang beriman ! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka yang (diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok), dan jangan pula perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain, (karena) boleh jadi perempuan yang (diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan yang mengolok-olok).”
(QS.Al-Hujurat:11]
Semoga puasa hari pertama ini bisa kita jalani, ibarat lomba lari marathon, mulai dari garis start kita berhasil masuk finish sebagai pemenang.
Pemenang yang mampu mengalahkan hawa nafsu segalanya dalam waktu sekitar 13 jam. Sejak dari waktu sahur hingga adzan maghrib berkumandang tanda berbuka. Alhamdulillah wasyukurillah. (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi