JAKARTA – KEMPALAN: Dewasa ini, bahan bakar minyak (BBM) dengan ron yang tinggi mencapai oktan number 92 seperti pertamax. Dikarenakan, pertamax merupakan salah satu BBM yang memiliki manfaat, yakni ramah lingkungan. Implementasi pertamax diklaim oleh PT Pertamina sangat relevan dengan jenis kendaraan yang sudah menggunakan teknologi injeksi dan sistem Electronic Fuel Injection (EFI).
Putut Adrianto, Manager Retail PT Pertamino MOR II, mengungkapkan bahwa pertamax memiliki teknologi ecosave technology. Teknologi ini merupakan zat atau formula yang ditambahkan ke dalam bensin jenis pertamax. Zat adiptif ini dikreasikan dengan bahan berkualitas tinggi dan dirancang dengan menggunakan teknologi terkemuka ini.
“Adanya penambahan zat aditif ecosave technology inilah yang membedakan bensin jenis pertamax dengan bensin jenis premium. Pencampuran zat aditif ini telah sesuai dengan standar internasional World Wide Fuel Charter (WWFC) Kategori 2, 3, dan 4,” tutur Puput Adrianto di Jakarta, Rabu, (7/4).
Teknologi adaptif ini mampu memberikan lapisan pada komponen mesin yang dilewatinya. Lapisan ini berfungsi sebagai antikarat yang mampu memisahkan partikel karbon. Hal ini dapat menyebabkan deposit dan karat pada mesin.
“Termasuk memiliki antikarat untuk melindungi tangki bagian dalam, begitu juga bagi saluran dan ruang bakar mesin kendaraaan. Pertamax juga mempu menjaga kemurnian bahan bakar dari campuran air, sehingga pembakaran menjadi sempurna. Mesin juga lebih awet, memiliki usia yang cukup panjang juga. Selain itu berdampak pula terhadap meningkatnya kualitas udara dan meningkatnya kesehatan masyarakat,” imbuh Putut.
PT Pertamina (Persero) sebelumnya mengumumkan harga bahan bakar baru mulai 1 April 2021. Seperti periode sebelumnya, terdapat perbedaan harga BBM atau bensin yang berlaku di Jawa dengan wilayah di luar Jawa, termasuk di Papua dan Maluku dan sekitarnya.
Selain itu, terdapat dua daerah, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah yang tidak mencantumkan harga bensin jenis pertamax racing. Sedangkan provinsi lain di Jawa menjual pertamax racing seharga Rp42 ribu per liter. Selebihnya, harga bensin pertalite di Jawa adalah Rp7.650 per liter.
Harga pertamax di semua provinsi di Jawa dipatok Rp9.000 per liter, sedangkan pertamax turbo dijual seharga Rp9.850 per liter. Selanjutnya, harga dexlite di Jawa yakni Rp9.500 per liter, lalu Pertamina Dex seharga Rp10.200 per liter. Adapun solar nonsubsidi di Jawa harganya Rp9.400 per liter dan minyak tanah nonsubsidi dijual dengan banderol Rp11.220 per liter. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi