Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 08:36 WIB
Surabaya
--°C

Valneva Akan Memulai Uji Coba Besar-besaran di Eropa

PARIS-KEMPALAN: Perusahaan bioteknologi, Prancis Valneva mengumumkan akan memulai uji coba efikasi skala besar dari vaksin virus korona akhir bulan ini dengan Inggris setelah hasil keamanan menunjukkan itu menghasilkan respons kekebalan seperti yang dikutip dari Politico pada Selasa (6/4).

Vaksin tambahan yang dilemahkan umumnya aman dan ditoleransi dengan baik dalam uji coba fase 1/2 gabungan, menurut pernyataan dari perusahaan. Efek samping yang paling umum dilaporkan adalah ringan atau sedang.

Uji coba tersebut juga menghasilkan berbagai antibodi dan sel-T yang melindungi dari bagian protein lonjakan virus corona.

Berdasarkan hasil ini, perusahaan mengatakan akan meluncurkan uji coba fase 3 dari vaksin dosis tinggi pada akhir April. Perusahaan juga akan mempelajari varian baru “serta memenuhi persyaratan kampanye penguat Inggris yang mengakui peluncuran vaksin yang sedang berlangsung di Inggris.”

Perusahaan itu mengatakan akan mengajukan persetujuan dengan regulator Inggris pada musim gugur.

Inggris mengamankan hingga 100 juta dosis vaksin yang tidak aktif dengan opsi untuk membeli 90 juta dosis lagi antara tahun 2023 dan 2025. Valneva mengatakan pihaknya memperkirakan 60 juta dosis akan diberikan pada akhir kuartal pertama tahun 2022.

Menteri Vaksin Inggris, Nadhim Zahawi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa vaksin Valneva sangat menjanjikan dan memberikan harapan baru bahwa vaksin yang menggunakan seluruh virus yang tidak aktif dapat memberikan perlindungan yang kuat terhadap varian.

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock memuji pengumuman hari Selasa (6/4) sebagai keberhasilan lain untuk ilmu kehidupan Inggris.

“Pemerintah Inggris telah mendanai uji klinis ini dan sangat luar biasa melihat vaksin Valneva menghasilkan respons kekebalan yang kuat,” katanya dalam siaran pers.

“Vaksin ini akan dibuat di darat di Livingston di Skotlandia, memberikan dorongan lain bagi ilmu kehidupan Inggris, dan jika disetujui akan memainkan peran penting dalam melindungi komunitas kita,” imbuhnya.

Perusahaan Prancis itu mengatakan sedang dalam diskusi berkelanjutan dengan regulator lain. Valneva dan Komisi Eropa belum menandatangani perjanjian pembelian lanjutan, tetapi menyelesaikan “pembicaraan eksplorasi” untuk mengamankan hingga 60 juta dosis untuk blok tersebut. (Politico, Belva Dzaky Aulia)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.