Jumat, 15 Mei 2026, pukul : 02:14 WIB
Surabaya
--°C

CIPS: Pabrik Gula Harus Dilengkapi Teknologi dan Riset

JAKARTA-KEMPALAN: Gula merupakan produk unggulan di sektor pangan nasional. Oleh karena itu, eskalasi produktivitas dalam sektor gula harus dioptimalisasikan secara masif.

Arumdriya Murwani, selaku Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan untuk membangun 15 pabrik gula yang dilengkapi dengan peningkatan yang signifikan dari aspek riset dan teknologi yang terkait dengan komoditas tersebut.

“Target pemerintah untuk membangun 15 pabrik gula pada periode 2020-2024 akan sulit tercapai tanpa adanya riset dan inovasi teknologi,” ujar Arumdriya Murwani dalam keterangan tertulis di Jakarta,  Jumat (2/4).

Menurutnya, riset dan inovasi teknologi menjadi suatu hal yang dibutuhkan dalam skema meningkatkan kualitas gula, menekan biaya produksi, dan meningkatkan kapasitas produksi dengan cara yang lebih efisien.

Arum berpandangan bahwa hal ini merupakan salah satu problematikan dalam konteks gula nasional yang belum berhasil dibenahi. Sehingga dapat secara langsung mereduksi daya saing industri gula domestik.

“Kurangnya daya saing, salah satunya, menyebabkan produksi gula dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan domestik. Hal ini pada akhirnya berdampak pada kelangkaan yang menyebabkan fluktuasi harga,” tuturnya.

Polemik impor gula yang saat ini sedang terjadi tidak lepas dari kurangnya daya kompetitf pada industri gula nasional. Rencana pemerintah untuk mengimpor gula untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga gula diprotes oleh pemangku kepentingan gula domestik.

“Hal ini penting untuk mengurangi biaya produksi dan pemrosesan gula. Selain itu, pemerintah juga perlu mengkaji ulang kebijakan penetapan harga eceran tertinggi (HET), karena kebijakan tersebut tidak efektif untuk menurunkan harga gula di pasar. Harga gula akan menyesuaikan dengan biaya produksi,” paparnya.

Oleh karena itu, revitalisasi alat produksi pada pabrik dan modernisasi pertanian tebu mendesak untuk dilakukan. Menurut Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, rata-rata harga gula di pasar tradisional selama satu tahun terakhir lebih tinggi dibandingkan HET yang ditetapkan pemerintah. (Rafi Aufa Mawardi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.