Minggu, 31 Mei 2026, pukul : 20:01 WIB
Surabaya
--°C

Kasus Kekerasan terhadap Jurnalis Tempo, Polda Jatim Bentuk Tim Khusus

SURABAYA-KEMPALAN: Polda Jawa Timur terus bergerak dalam menuntaskan perkara penganiayaan yang dialami oleh koresponden Majalah Tempo, Nurhadi, yang terjadi pada Sabtu (27/3/2021) malam lalu.

Guna mempercepat proses penanganan penganiayaan yang dialami oleh Nurhadi, Polda sudah membentuk tim khusus dan sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi termasuk meminta keterangan saksi pelapor (Nurhadi).

Penganiayaan ini terjadi, saat Hadi, sapaan akrab Nurhadi, tengah melakukan kegiatan peliputan di Gedung Bumimoro, Surabaya.

Saat itu, Nurhadi tengah meminta konfirmasi kepada mantan Direktur Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Angin Prayitno Aji. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya sudah menyatakan Angin sebagai tersangka dalam kasus suap pajak.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan pihaknya saat ini telah menerima beberapa perwakilan dari media di Surabaya, terkait dengan laporan koresponden majalah tempo Nurhadi.

BACA JUGA  Perluas Mandat Pelestarian Budaya, Dekesda Berubah Menjadi Dewan Kebudayaan Sidoarjo

“Saya prihatin atas peristiwa yang menimpa saudara Nurhadi,” ucap Kapolda Jatim usai menemui perwakilan media, Selasa (30/3/2021) sore.

Jendral bintang dua ini, kemudian menyebutkan jika Polda Jatim sudah membentuk tim khusus (timsus) untuk menuntaskan kasus ini. Selain itu dia berjanji, akan selalu terbuka terkait dengan hasil pemeriksaan yang akan dilakukan oleh penyidik secara transparan.

“Saya sudah bentuk tim khusus untuk segera selesaikan kasus ini,” lanjutnya.

Sebelum itu sudah dilakukan olah TKP dan penyidik sudah meminta keterangan Nurhadi. Selain itu akan menindaklanjuti dengan memeriksa saksi-saksi serta koordinasi dengan instansi terkait agar proses ini bisa segera selesai.

Sampai saat ini, Polda Jawa Timur sudah melakukan pemeriksaan kepada beberapa orang yang diduga melakukan penganiayaan. Tidak hanya dua orang, melainkan ada beberapa yang disebutkan oleh Nurhadi.

BACA JUGA  Idul Adha, Yona Bagus Salurkan 41 Hewan Kurban

“Dari pemeriksaan, sudah ada dua orang. Kemungkinan pelakunya lebih dari dua, seperti yang disampaikan Nurhadi,” pungkasnya.

Selain itu Kapolda Jawa Timur menghimbau kepada seluruh jajaran Polri, untuk kolaborasi dan komunikasi dengan media di Jawa Timur. Agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali, dan sama-sama menjaga keamanan di Jatim. (bam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.