LONDON-KEMPALAN: Gareth Southgate berharap para bintangnya dari timnas Inggris untuk meninggalkan media sosial selama kejuaraan Euro untuk menghindari kebencian dan pelecehan rasisme di media.
Manajer Three Lions itu mengatakan bahwa dia memang tidak bisa melarang para pemainnya untuk menggunakan platform media sosial, seperti Twitter dan Instagram karena itu adalah hak pribadi milik setiap pemain.
Namun, Southgate memiliki kekhawatiran serius tentang dampak negatif media sosial selama turnamen dan menyarankan pemainnya untuk menangguhkan akun media sosial mereka.
Baru-baru ini, kasus rasisme dan penindasan di media sosial banyak menjadi pembicaraan menyusul tindakan Thierry Henry yang meninggalkan akun media sosialnya untuk melawan perusahaan media sosial yang tidak bertindak tegas terhadap kasus rasisme dan penindasan.
Mantan pemain Arsenal, Barcelona,dan Prancis itu mengatakan bahwa tindakan pelecehan itu ‘terlalu beracun untuk diabaikan’ sebelum menonaktifkan akunnya di berbagai platform pada kamis (24/3) lalu.
Itu adalah kekhawatiran yang juga dirasakan Southgate. Oleh karena itu, dia berharap bintang-bintangnya akan memilih untuk menonaktifkan akun mereka sendiri sampai Euro berakhir.
“Namun, saya tidak berpikir saya bisa membuat atau memaksa mereka untuk mengambil keputusan itu. Saya dapat mendiskusikannya, dan mereka memiliki kedewasaan untuk membuat keputusan sendiri,” kata Southgate.
“Anak laki-laki (para pemain) ini harus menjalani hidup mereka dan menempuh jalan mereka sendiri,” tutur kepala pelatih Inggris itu.
Southgate juga berpendapat bahwa media sosial memang membawa banyak keuntungan, namun pelatih timnas Inggris itu juga menilai bahwa banyak efek negatif yang juga muncul dari penggunaan media sosial.
“Dari perspektif kinerja, saya tidak melihat banyak hal positif dalam platform itu,” tambahnya.
“Saya membuat keputusan untuk keluar dari media sosial ketika saya mengambil pekerjaan di timnas U-21. Saya tidak berpikir ini akan menjadi platform yang tepat dan tidak ingin membaca jenis pesan yang masuk ke kontak pesan saya,” ujar manajer timnas Inggris itu.
“Demikian pula, ketika saya berada di kamp sekarang, saya mencoba mematikan semua media yang tidak bagus untuk mengikuti apa yang sedang terjadi di dunia,” kata Southgate.
“Dunia adalah tempat yang lebih bahagia jika saya tidak melihat hal-hal negatif itu. Itu adalah sesuatu yang tentu saja harus dipertimbangkan oleh para pemain kami,” ucap pria berusia 50 tahun itu.
Menanggapi sikap Henry, Southgate menambahkan “Tampaknya perusahaan yang bertanggung jawab sudah tidak dapat mengendalikan situasi, jadi saya sangat mengerti mengapa orang memilih untuk keluar dari platform.” (Mirror UK, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi