SURABAYA-KEMPALAN: Kongres ke-31 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) telah memasuki pleno empat. Dimana dalam forum rapat pleno empat, secara kontekstual dan fungsional akan membahas mengenai calon Ketua Umum PB HMI 2021-2023.
Pada kamis (25/3), pukul 06.25 pagi, dimulai pleno empat yang berjalan cukup baik dan tentram. Kongres pada hari ini berjalan terpantau sangat hangat dengan penuh dinamika forum khas organisasi mahasiswa tertua ini. Forum yang berjalan beberapa jam ini, menghasilkan nama Raihan Ariatma dari HMI Cabang Bulaksumur Sleman.
Raihan Ariatma yang juga mantan ketua umum HMI Cabang Bulaksumur periode 2016-2017 ini, berhasil memenangkan kontestasi dengan meraih suara terbanyak, yakni 82 suara. Ia mengalahkan kompetitornya, seperti Kanda Ichya dengan 40 suara, Kanda Roby dengan 34 suara, Kanda Arimin dengan 32 suara, dan Kanda Sohim dengan 13 suara.
Raihan yang baru demisioner dari kepengurusan PB HMI 2018-2020 sebagai ketua bidang riset dan teknologi ini, membawa gagasan dan narasi Empowering HMI. Dalam penyampaian visi, misi, dan inovasi di pleno empat, ia membawa gagasan yang relevan dengan kondisi zaman. Yaitu, HMI Digital, HMI E-4.0, HMI Inkubator Entrepreneur, dan HMI Perisai Kebangsaan.
Pria alumni S-1 Departemen Politik dan Pemerintahan Universitas Gajah Mada ini, menginginkan agar para Badan Koordinasi (Badko), Cabang, dan Komisariat untuk mampu adaptif dalam pola perkaderan, tata kelola organisasi, dan aplikasi Big Data.
Ia juga menekankan agar para kader HMI untuk memiliki jiwa inovatif dalam bidang wirausaha. Hal ini dikonsepsikan dalam gagasannya di HMI E-4.0 dan HMI Inkubator Entrepreneurship.
Tidak lupa, mantan Menteri Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa BEM KM UGM 2014 menegaskan bahwa kader HMI untuk memiliki semangat keislaman, kebangsaan, dengan merespon dan menepis segala isu yang akan mengancam keutuhan bangsa dan umat Islam. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi