Dinda Hauw Hamil Positif Covid19, Ahli : Jangan Panik!
SURABAYA – KEMPALAN : Pasangan artis Dinda Hauw-Rey Mbayang mengumumkan terkonfirmasi Covid19. Yang menjadi fokus perhatian adalah kondisi Dinda yang tengah hamil enam bulan.
Lantas apa dampak Covid19 pada ibu hamil dan anak yang dikandungnya? Dilansir dari laman hopkinsmedicine.org, ahli ginekologi John Hopkins Hospital Jeanne Sheffield M.D menjelaskan perubahan sistem imunitas ibu hamil membuatnya rentan terpapar virus ini. Hal inilah yang membuat ibu hamil harus lebih proaktif melidungi diri. “Jika terkonfirmasi Covid19, jangan panik,” katanya, dikutip Selasa (23/3).
Dia menyarankan agar ibu hamil segera menghubungi dokter kandungan untuk mengabari kondisi yang tengah terpapar virus Covid19. Menurutnya, langkah yang pertama yaitu tidak perlu panik karena pengobatan yang selama ini dilakukan bisa digunakan mengobati ibu hamil yang positif Covi19.
“Beberapa obat yang digunakan selama ini juga dipakai oleh ibu hamil yang positif Covid19. Dari penelitian awal menunjukkan jika hasilnya cukup baik,” ungkapnya.

Sheffield menjabarkan sejauh ini laporan dampak Covid19 mempengaruhi kehamilan ataupun kelahiran bayi masih sangat terbatas. Dia mengungkapkan Centers for Disease Control and Prevention AS mencatat ada 598 ibu hamil terkonfirmasi Covid19 per 25 September 2020. Dari jumlah itu, diketahui ibu hamil dengan Covid19 lebih banyak dirawat di rumah sakit dan masuk ruang ICU dibandingkan perempuan yang tidak hamil terkonfirmasi Covid19.
Kata Sheffield, sebanyak 55 persen pasien ibu hamil yang dirawat tidak menunjukkan gejala Covid19, dua persen kasus keguguran dan sejumlah kecil kelahiran prematur.
“Masih sangat sedikit informasi mengenai hubungan antara Covid19 dengan kehamilan ataupun kematian bayi,” kata dia.
Tetapi dia menekankan ibu hamil yang tengah mengalami demam tinggi sebaiknya waspada karena meningkatkan potensi bayi yang dilahirkan mengalami kecacatan. “Demam tinggi selama kehamilan, terutama di semester pertama meningkatkan resiko cacat pada bayi yang dilahirkan. Oleh karena itu kami terus menekankan ibu hamil harus melindungi diri dari segala penyakit yang menyebabkan demam, termasuk flu,” sambungnya.
Sheffield juga mengingatkan agar perempuan hamil benar-benar menjaga kesehatan dirinya. Dia menyebut pola hidup sehat yaitu menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dan terus berkomunikasi dengan pihak dokter dan rumah sakit. Terutama jika mengalami gejala penyakit Covid19. (nani mashita)
