SURABAYA-KEMPALAN: Kongres HMI ke-XXXI yang diadakan sejak hari Rabu (17/3) semakin memanas pada Jumat (19/3) sore sekitar pukul empat. Beberapa orang, yang terlihat membawa atribut HMI, melakukan penutupan jalan di dekat Sutos XXI.
Syekha Maulana Iliyas, yang menjabat Wakil Ketua Panitia Lokal Kongres, mengkorfimasi bahwa penutupan jalan itu dilakukan oleh para rombongan liar.
“Itu romli (rombongan liar), yang tadi (datang) dari makasar, ada sekitar 1000 yang hadir, yang komposisinya dari empat cabang atau badko” jelas Syekha
“Kami sudah tahu soal kehadiran mereka dari konfirmasi pelabuhan. Akhirnya, kemarin malem kami berkordinasi dengan polsek dan polda,” tambah Kabid PA HMI Cabang Surabaya itu.
“Tadi waktu mereka sampai sudah (kami) sambut semua. Dan hasil dari kordinasi, mereka (romli) akan dipisahkan untuk dimasukan ke batalion masing-masing”
“jadi waktu mereka sampai dan turun kapal, meraka langsung digiring untuk kemudian masuk di truk-truk kepolisian dan TNI untuk dipecah masuk ke batalion masing-masing.” Ia menambahkan bahwa di tengah jalan ada yang minta turun, padahal di sana (batalion) sudah disiapkan penginapan dan makan.
Syekha juga menjelaskan bahwa alasan panitia menempatkan rombongan liar di batalion disebabkan karena memang fasilitas penginapan yang ada di Asrama Haji dan Islamic Center hanya disediakan untuk utusan.
“Memang untuk romli kami tidak menyediakan fasilitas tempat di Asrama Haji dan Islamic Center, itu khusus hanya untuk utusan, bahkan peninjau pun tidak boleh, pininjau (datang) virtual, hanya utusan saja yang boleh berangkat ke Surabaya”
“(Meski) Romli itu memang tidak kita fasilitasi (di Asrama Haji dan Islamic Center), tapi karena romli itu juga saudara kita, akhirnya kemarin sesuai hasil konsolidasinya (kami) tempat di batalion-batalion” (Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi