dr Hartono Tanto, MARS: Papa Tak Pernah Merepotkan Orang Lain

waktu baca 2 menit
Rektor Universitas Surabaya (UBAYA) Dr. Ir. Benny Lianto, MMBAT. dan jajaran menghadiri seremoni pelepasan di Adi Jasa, Surabaya, Senin (15/3).

SURABAYA-KEMPALAN: Keluarga besar portal berita Kempalan.com turut berduka cita dan sepenanggungan atas wafatnya Bapak Hasan Kresna Darma Setiawan (Khwat Hok San), pada hari Minggu, 14 Maret 2021 pukul 11.20 WIB di rumah sakit Premier Surabaya.

Papa mertua terkasih dari dr. Hartono Tanto, MARS (CEO Rumah Sakit Premier Surabaya) dan papa dari Wakil Rektor II Universitas Surabaya (UBAYA) Dr. Noviaty Kresna Darmasetiawan, S.Psi., M.Si., CBC, ini berpulang dalam usia 82 tahun.

dr. Hartono Tanto, MARS (CEO Rumah Sakit Premier Surabaya) paling kanan bersama dengan isteri.

Jenazah disemayamkan di rumah duka Adi Jasa ruang No. 9 Surabaya. Ibadah tutup peti telah dilaksanakan pada hari Senin, 15 Maret 2021 pukul 11.00 WIB yang dilayani oleh GKI (Gereja Kristen Indonesia) Manyar, Surabaya. Suami, papa, papa mertua, sekaligus opa tercinta akan dikremasikan di Krematorium Eka Praya Kembang Kuning, Surabaya, pada hari Selasa 16 Maret 2021, berangkat pukul 10.00 WIB.

“Papa selama hidupnya adalah sosok yang baik. Beliau tidak pernah mau merepotkan orang lain. Bahkan saat kepergiannya pun tidak merepotkan orang lain. Sesuai dengan permintaan papa sendiri, papa akan dikremasikan. Selamat jalan papa, semoga papa mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. Sampai berjumpa lagi di rumah Bapa di sorga,” ujar dr. Hartono Tanto, MARS.

Wakil Rektor I UBAYA Dr.rer.nat. Maria Goretti Marianti Purwanto turut menyampaikan duka cita.

Dr. Noviaty Kresna Darmasetiawan, S.Psi., M.Si., CBC mengungkapkan papanya adalah seorang yang taat kepada Tuhan. “Selain taat kepada Tuhan, papi sangat bangga pada keberhasilan pendidikan anak-anak dan cucu-cucunya. Setiap hari papi selalu tidak berhenti mendoakan keluarganya, dan tidak mementingkan diri sendiri,” kenang Noviaty.

“RIP Papa. Sampai jumpa lagi di sorga,” ujar puteri bungsu kesayangan almarhum, Febiaty, SH, MHum, M.Kn.

Dr Ari Christy, Sp.PD yang juga merawat selama di intensive care unit (ICU) RS Premier Surabaya mengungkapkan duka citanya. “Minggu pagi (14/3), waktu saya visit beliau masih bisa mengerti. Ngantuk Pak? Beliau geleng-geleng. Tetapi Tuhan berkehendak lain. Beliau berpulang di hari yang sama pukul 11.20 WIB. Kami keluarga besar RS Premier turut berduka cita dan sepenanggungan,” terang dr. Ari Christy, Sp.PD.

Hasan Kresna Darma Setiawan meninggalkan isteri Trisilawati Gondowidjaja (Go Swie Loan), anak Dr. Noviaty Kresna Darmasetiawan, S.Psi., M.Si., CBC, Juniaty Kresna Darmasetiawan, S.Kom., Yaniati, S.Pd, Febiaty, SH, MHum, M.Kn, serta menantu: dr. Hartono Tanto, MARS, Natanael, SE, Satriadi Kodrata SE, dan Karunia SKom, MCSE serta cucu-cucu. (freddy mutiara)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *