Selasa, 10 Februari 2026, pukul : 12:39 WIB
Surabaya
--°C

German Open Batal Digelar, Peluang Hafiz/Gloria Tampil di Olimpiade Terancam

JAKARTA – KEMPALAN: Badminton World Federation (BWF) atau Federasi Badminton Dunia secara resmi membatalkan turnamen bertajuk Yonex German Open 2021.

Dari rilis BWF yang diumumkan Kamis (11/2) lalu. Laga yang seharusnya digelar di Mülheim an der Ruhr pada 9-14 Maret ini batal karena Pandemi Covid-19 di Jerman yang belum mereda.

Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky menyayangkan pembatalan tersebut. Pasalnya, turnamen level Super 300 ini merupakan kualifikasi untuk menambah poin pada Olimpiade Tokyo, yang rencananya digelar Juli mendatang. Terutama untuk Hafiz/Gloria,” sebut Rionny di laman resmi Badminton Indonesia yang di rilis, Senin (15/2).

“Selain itu, German Open ini seharusnya juga jadi ajang untuk pemanasan bagi para pemain yang akan tampil di All England. Seperti Jonatan, Ginting, Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra, Greysia/Apriyani, dan Praveen/Melati,” tambahnya.

Sementara untuk strategi pengiriman pemain yang dipersiapkan untuk Olimpiade, Rionny menjelaskan hal itu berdasarkan ranking Race to Olympic.

“Tunggal putra itu posisi Ginting di ranking 4 dan Jojo di ranking 7, dengan nomor kualifikasi yang sama. Tunggal putri ada Gregoria, dia ranking 20, tapi Gregori ini masuk ke kualifikasi nomor 15,” jelas Rionny.

“Kalau untuk ganda putra, yang sudah masuk untuk kualifikasi Olimpiade adalah Marcus/Kevin (ranking satu), Ahsan/Hendra (ranking dua), sama Fajar/Rian (ranking 6).

Meskipun kita punya tiga wakil di delapan besar dunia, tapi sesuai regulasi, kita hanya bisa mengirim dua wakil ganda putra di Olimpiade nanti.”

“Di sektor ganda putri, yang masuk kualifikasi hanya Greysia/Apriyani yang sekarang ada di ranking delapan dan masuk kualifikasi nomor tujuh. Terakhir di ganda campuran, Praveen/Melati itu ranking empat, dengan nomor kualifikasi sama. Sementara Hafiz/Gloria ada di ranking delapan juga dengan nomor kualifikasi sama,” tuturnya.

Melihat ranking perebutan tiket menuju Olimpiade Tokyo tersebut, Hafiz/Gloria memang belum berada pada posisi aman untuk lolos kualifikasi ke Olimpiade. Hal itu dikarenakan, perbedaan poin wakil Indonesia ini hanya berbeda tipis dengan ranking di bawahnya.

“Posisi Hafiz/Gloria ini yang berbahaya, karena poin ranking mereka itu 60.851, beda tipis dengan pasangan Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Ranking 9/Hong Kong) dengan poin 60.566, Marcus Ellis/Lauren Smith (Ranking 10/Inggris) dengan poin 58.818, dan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Ranking 11/Malaysia) dengan poin 56.792,” ungkap Rionny.

“Jadi untuk Hafiz/Gloria kita kirim ke Swiss Terbuka yang merupakan turnamen untuk kualifikasi Olimpiade. Kita sih berharap Hafiz/Gloria bisa maksimal di turnamen ini, jadi bisa menambah poin rankingnya. Supaya juga tidak dikejar pasangan di bawahnya,” tambahnya. (*)

Penulis: Muhammad Tanreha

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.