Senin, 11 Mei 2026, pukul : 14:58 WIB
Surabaya
--°C

Menikmati Jalur Surabaya-Jakarta yang Lengang dan Santai

KEMPALAN: Melakukan perjalanan darat via tol menempuh jalur Surabaya-Jakarta di tengah situasi pandemi mempunyai sensasi tersendiri. Rasanya masih agak deg-degan karena pemerintah masih menerapkan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Tapi di sisi lain jalur yang relatif lengang memberi keasyikan tersendiri karena bisa menikmati perjalanan dengan santai.

Membuka Google Maps diketahui jarak Surabaya-Jakarta 785 kilometer dengan waktu tempuh 9 jam 32 menit via tol Trans Jawa non-stop. Itu adalah waktu tempuh standar dengan asumsi mengambil break dua kali di rest area sepanjang perjalanan. Tapi ada juga yang bisa menempuh lebih cepat dari Jakarta, dan hanya membutuhkan delapan jam untuk bisa finish di Surabaya. “Saya bisa sampai ke Surabaya delapan jam dengan kecepatan normal,” kata Agus Hartarto, warga Dharma Husada Indah, Surabaya.

Agus yang menyetir sendiri dan hanya ditemani istri hanya butuh istirahat sekali untuk shalat dan makan siang, plus break pendek untuk mengisi BBM dan ke toilet.

Tidak semua orang bisa secepat Agus. Abdul Basid, warga Bibis Tandes, yang menempuh Surabaya-Jakarta PP saat long weekend Imlek 12-14 Februari ini butuh waktu hampir 12 jam. Perjalanan santai dan jalanan lengang. Tapi ketika masuk wilayah Jawa Barat di jalur Cipali kilometer 122 terjadi jalan amblas karena tergerus banjir. Akibatnya jalur kiri menuju Jakarta ditutup dan jalur counterflow dibuka dari Jakarta menuju Surabaya dijadikan dua arah.

Antrean dan jalanan tersendat sekitar setengah jam sepanjang kira-kira lima kilometer. Selepas Cipali jalur lancar kembali tetapi terjadi kepadatan sampai ke pintu keluar di Cawang sekitar Isyak. Dihitung total perjalanan masuk tol Waru sampai exit di Cawang sekitar 11 jam.

Break ishoma diambil di rest area Sragen untuk shalat Dhuhur dan makan siang membuka bekal yang disiapkan dari rumah. “Suasana pandemi seperti sekarang lebih baik bawa bekal dari rumah,” kata Ny. Harimurti yang menyiapkan nasi putih, mi goreng, serundeng empal, dan ayam goreng.

Istirahat di rest area 379 untuk shalat dan makan siang

Saat break mengisi BBM sambil ke toilet juga dipilih lokasi yang tidak ramai pengunjung untuk meminimalkan kontak dengan orang lain. Sepanjang perjalanan cuaca bagus tidak panas tapi tidak hujan.

Perjalanan balik dari Jakarta ke Surabaya Sabtu (13/2) diwarnai hujan di beberapa daerah. Start dari Jakarta pukul 08 30 jalur lancar dan cenderung lengang dengan cuaca yang nyaman. Istirahat sambil shalat dan makan siang di rest area 379 sambil menikmati bekal nasi putih, oseng kentang, suwir ayam, dan mi dadar telur. Dilengkapi dengan kue-kue camilan perjalanan jadi lebih nikmat.

Hujan lebat terjadi di Solo, tapi memasuki jalur Ngawi cuaca senja terang dan indah. Perjalanan lancar dan keluar dari tol Waru pukul 18 30. Total perjalanan 9,5 jam.

Sepanjang perjalanan biaya tol yang dikeluarkan Rp 700 ribu. Pulang pergi Rp 1.4 juta. Biaya BBM yang dikeluarkan pulang pergi sekitat Rp 1.5 juta. Dengan kendaraan yang diisi tiga orang perjalanan via tol Surabaya-Jakarta cukup sangkil, santai, dan asyik. (*)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.