Minggu, 14 Juni 2026, pukul : 08:08 WIB
Surabaya
--°C

Rencana Pindah

Iran bukan Venezuela atau Panama. Iran telah berhasil menghancurkan pesawat AWACS milik AS – seharga Rp 5 triliun. Padahal Anda sudah tahu apa itu pesawat AWACS: mata dan otak militer AS di udara.

Oleh: Dahlan Iskan

KEMPALAN: Kian simpang siur. Pun setelah seluruh dunia ikut menderita masih juga belum jelas: akan dibawa ke mana perang lawan Iran itu. Tidak ada ucapan satu tokoh pun di Amerika Serikat yang bisa dipegang.

Yang paling “kejam” adalah ucapan seorang menteri yang Anda sudah duga siapa namanya: Pete Hegseth. Ia menteri pertahanan. Presiden Donald Trump pernah mengubah sebutan menteri pertahanan itu dengan ”menteri perang”. Secretary of War.

Mungkin itu setelah Trump melihat watak orang yang akan ia angkat sebagai menteri waktu itu: selalu ingin perang.

Itu bukan hanya bisa disimak dari ucapan-ucapannya, tapi juga dari tato yang banyak terlihat di lengan dan dadanya.

Hegseth ingin serangan ke Iran justru ditingkatkan. Ia menilai Iran sudah sangat lemah. “Mereka sekarang sudah lari ke lorong-lorong bawah tanah. Kita bisa temukan semua tempat persembunyian itu. Mereka akan terjebak di dalamnya. Tanpa makanan. Tanpa minuman. Bahkan tanpa oksigen,” katanya dua hari lalu.

Menurut Hegseth, salah satu terowongan itu sudah ditemukan. Sudah dibom. Lorong bawah tanah itu sudah tertutup ujung-ujungnya. Tentara yang ada di dalamnya terkubur tanpa oksigen.

“Perang akan berakhir lima minggu lagi,” katanya.

Trump sendiri seperti memberi peluang untuk perundingan. Lewat Pakistan. Tapi Iran memang menolak segala macam perundingan.

Iran menganggap Trump sudah tidak bisa dipercaya. Setiap kali perundingan, saat tahapnya sudah mendekati kesepakatan, serangan militer dilakukan. Jadi, seolah perundingan itu hanya tambahan waktu untuk mematangkan rencana serangan.

Kalau pun ada sedikit sinyal positif dari Iran itu menyangkut siapa yang menurut Iran masih layak diajak berunding: Wakil Presiden J.D. Vence. Bukan Trump.

Mungkin Iran bisa membaca Vence-lah yang akan terpilih sebagai presiden Amerika pengganti Trump. Bukan calon kuat satunya: Menlu Marco Rubio.

BACA JUGA  Pangkalan AS di Negeri Tetangga Iran: Antara Perlindungan dan Risiko Perang

Pun kali ini. Ketika proses perundingan mulai dilakukan Amerika Serikat justru mendatangkan tambahan pasukan besar-besaran.

Ancaman untuk penghancuran infrastruktur, kilang minyak, dan juga instalasi penjernihan air justru ditingkatkan.Tak ada yang bisa dipegang lagi ke mana arah perang ini. Bisa jadi taktiknya memang begitu: mengacaukan perencanaan lawan.

Kini Hegseth sedang bermimpi menjadi panglima perang suci – seperti yang tergambar di tato besar di lengannya: satu salib besar yang ditambah empat salib kecil di dekatnya. Itu menandakan kesiapannya untuk perang suci di empat benua. Tato-tato lainnya sebagai penambah: nasionalisme Amerika.

Ketika Hegseth mengucapkan semua itu, ia mendapat laporan: selama dua hari terakhir serangan dari pihak Iran sudah sangat kecil. Yang terendah sejak hari pertama. Itulah yang ia anggap Iran sudah sangat lemah: tinggal memberikan pukulan terakhir.

Kelihatannya, setelah Jumat Agung besok – hari Yesus disalibkan di Jerusalem – serangan besar-besaran itu akan dilakukan. Setidaknya setelah hari Paskah –Minggu lusa. Kalau itu terjadi inilah Paskah yang paling tidak damai di bumi.

Masyarakat Amerika sendiri waswas apa yang akan terjadi seminggu ke depan. Mengapa pula tentara Amerika yang harus berjuang di depan. “Kenapa anaknya Netanyahu malah bisa enak-enak di Miami, Florida,” ujar salah satu medsos di Amerika.

Anak kedua Benjamin Netanyahu memang tinggal di Miami. Umurnya 35 tahun. Ia jadi YouTuber sayap kanan. Namanya: Yair Netanyahu.

Saat mulai terjun ke podcast orang pertama yang ia wawancara adalah anaknya Jair Bolsonaro, anak presiden Brasil sayap kanan yang dibela Trump mati-matian.

Yair dan Jair sama artinya: sinar yang menerangi. Orang Yahudi menuliskannya dengan Yair. Orang Spanyol atau Portugal telah mengubahnya menjadi Jair. Itu meminjam nama depan hakim yang disebut dalam Al Kitab.

Dari sudut Pythagorean, nama Yair menyimbolkan angka 8. Lihatlah: Y (7) + A (1) + I (9) + R (9) = 26 → 2 + 6 = 8. Maknanya: kekuatan, kesuksesan, kehebatan.

Betul. Harusnya Yair segera mendaftar ke Hegseth hari ini. Lalu berangkat besok. Agar bisa bergabung dengan pasukan Amerika yang masuk ke pulau di Iran.

BACA JUGA  Menghormati Putusan, Mengawal Keadilan: Membaca Kasus Andrie Yunus dari Perspektif Hukum, Politik, dan Militer

Minggu pertama dari lima minggu yang direncanakan Hegseth kelihatannya fokus untuk menduduki dan menguasai pulau-pulau di seberang kota besar Bandar Abbas. Itulah pulau karang yang oleh Iran dijadikan pusat industri minyak dan gas.

Pelabuhan di situ dikhususkan untuk pelabuhan ekspor minyak. Pelabuhannya sangat besar. Sangat dalam. Bisa disandari kapal supertanker.

Di pulau yang besarnya sepertiga pulau Manhattan itu juga ada landasan pesawat terbang. Di tengahnya ada batalyon militer untuk mengamankan seluruh pulau.

Tentu di saat pasukan Amerika mulai melakukan pendaratan besar-besaran di pantainya, batalyon militer itu akan dibom lebih dulu. Atau dihancurkan lewat udara.

Pulau itu – dan industri minyak itu – akan dikuasai dan diduduki Amerika. Tentu tergantung bentuk dan besarnya perlawanan yang dilakukan batalyon di situ. Juga apakah akan ada tambahan pasukan Iran dari darat – kalau jalurnya belum diblokade Amerika.

Memang, seandainya pun Amerika berhasil menguasai pulau itu: lalu mau apa? Tentu industri minyak Iran lumpuh. Tapi tidak berarti bisa menguasai Iran.

Tentu bukan berarti tidak ada gunanya bagi Amerika. Amerika bisa membuka selat Hormuz bagi kapal-kapal minyak yang akan menuju Eropa, Jepang, India, Korea, dan Tiongkok. Amerika bisa memajaki mereka.

Tidak ada lagi yang bisa dibayangkan untuk langkah minggu kedua, ketiga dan keempat: seperti apa. Yang bisa ia impikan adalah langsung ke minggu kelima: perayaan kemenangan besar-besaran.

Kalau bisa menang.

Iran bukan Venezuela atau Panama. Iran telah berhasil menghancurkan pesawat AWACS milik AS – seharga Rp 5 triliun. Padahal Anda sudah tahu apa itu pesawat AWACS: mata dan otak militer AS di udara.

Iran sulit dikalahkan. Tidak bisa digusur begitu saja.

Negara Iran sudah ada di situ sejak ribuan tahun lalu – dan saya tidak pernah mendengar negara itu punya rencana akan pindah ke tengah-tengahnya Amerika. (Disway)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.