Jumat, 1 Mei 2026, pukul : 10:26 WIB
Surabaya
--°C

Ambisi Gila Tarung Derajat Jatim: BHS “Todong” KONI Jatim Minta Jatah Kuota Tambahan Puslatda Demi Target Juara Umum PON 2028. Plus Datangkan Sang Guru Putri

SURABAYA –KEMPALAN : Kepastian cabang olahraga (cabor) Tarung Derajat dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 memicu gairah baru bagi Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur. Tak tanggung-tanggung, target Juara Umum langsung dipatok!

Ketua Umum Pengprov Kodrat Jatim, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menegaskan bahwa Jawa Timur harus segera “tancap gas” menyusul hasil Rakor KONI Pusat tersebut. Baginya, modal prestasi dua tahun terakhir adalah bukti sahih bahwa Jatim adalah kekuatan menakutkan di kancah nasional.

“Alhamdulillah, kepastian ini adalah kabar gembira. Dengan persiapan yang matang, target kita tidak lain adalah Juara Umum di PON 2028,” tegas BHS dalam acara silaturahmi bersama awak media di Surabaya, Jumat (6/3/2026).

BHS Minta “Amunisi” Penuh dari KONI Jatim


Untuk memuluskan ambisi besar tersebut, tokoh yang juga anggota DPR RI yang di dampingi anggota DPRD Jatim Cahyo Prakoso meminta dukungan penuh dari KONI Jatim, khususnya terkait kuota Pusat Latihan Daerah (Puslatda).

“Harapan kita kuota Puslatda untuk tarung derajat bisa maksimal. Kita harus tampil di semua kelas karena tiket PON akan diperebutkan di Pra-PON 2027 mendatang. Persaingan sangat ketat, dapat 5 atau 6 emas saja sudah bisa mengunci Juara Umum,” ujar BHS blak-blakan 

Datangkan Sang Guru Putri demi ‘Seni Gerak’


Salah satu strategi kunci yang disiapkan Kodrat Jatim adalah membenahi sektor seni gerak yang selama ini dianggap perlu polesan ekstra. Rencananya, pada April 2026, Jatim akan mendatangkan langsung Sang Guru Putri Dara Mentari Dradjat dari Perguruan Pusat.

“Nomor tarung kita sudah sangat bersaing, tapi kualitas seni gerak harus kita tingkatkan. Pelatihan langsung dari pusat adalah kuncinya,” tambah BHS.

Modal Mentereng Sepanjang 2025


Senada dengan BHS, Ketua Harian Pengprov Kodrat Jatim, Erwin H. Poedjono, mengungkapkan bahwa fondasi atlet Jatim saat ini sedang dalam kondisi sangat prima. Sepanjang 2025, Jatim konsisten naik podium di tiga ajang nasional bergengsi:

  • POMNAS Solo: Juara Umum II (4 Emas, 4 Perak, 3 Perunggu).
  • PON Beladiri II Kudus: Juara Umum III (3 Emas, 1 Perak, 2 Perunggu).
  • Kejurnas Pelajar Piala Kemenpora: Juara Umum II (4 Emas, 2 Perak, 5 Perunggu). 

“Ini menunjukkan pembinaan kita sistematis, mulai dari pelajar hingga mahasiswa. Apalagi, banyak atlet kita yang akan memasuki golden age (23-24 tahun) tepat saat PON 2028 nanti,” ungkap Erwin yang juga menjabat Dirut PT Dharma Lautan Utama (DLU).

Dengan kombinasi dukungan teknis dari pusat, kuota maksimal dari KONI, dan deretan atlet di usia emas, Jawa Timur kini menatap PON 2028 dengan kepercayaan diri penuh untuk merebut takhta tertinggi Tarung Derajat nasional.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan).

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.