Perkuat Ring 1 KONI Jatim, Gerbong Tenaga Ahli Unesa Usung Misi Cetak Atlet Kelas Dunia
SURABAYA – KEMPALAN : Sinergi strategis antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memasuki babak baru.
Di bawah kepemimpinan M. Nabil, KONI Jatim resmi mempercayakan posisi krusial dalam struktur kepengurusan periode 2026-2030 kepada deretan pakar dari Unesa guna mengakselerasi prestasi olahraga di kancah internasional.
Langkah ini mempertegas posisi Unesa sebagai “pabrik” medali dan pusat sport science nasional. Sebanyak empat tenaga ahli Unesa kini menempati posisi strategis di ring satu KONI Jatim untuk mengawal program pembinaan atlet unggulan.
Empat Pilar Ahli di Struktur Inti

Punggawa akademik dan praktisi olahraga yang memperkuat struktur KONI Jawa Timur meliputi:
Dr. Irmantara Subagio, M.Kes. – Wakil Ketua II KONI Jatim (Membidangi pembinaan prestasi).
Prof. Dr. I Made Sri Undy Mahardika, M.Pd. – Anggota Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres).
Muchamad Arif Al Ardha, S.Pd., M.Ed., Ph.D. – Anggota Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres).
drg. Rangga Gama Adyatma – Anggota Bidang Kerja Sama Dalam dan Luar Negeri.
Rekam Jejak Nyata: Fenomena Martina Ayu Pratiwi

Kepercayaan KONI Jatim didasarkan pada bukti konkret di lapangan. Salah satu keberhasilan metodologi pelatihan Unesa adalah melesatnya nama Martina Ayu Pratiwi. Mahasiswi Unesa ini menjadi sorotan dunia setelah menyabet 7 medali (5 emas dan 2 perak) pada gelaran SEA Games. Capaian ini menjadi validasi bahwa integrasi riset akademik dan praktik lapangan mampu melahirkan atlet kelas dunia.
“UNESA adalah lumbung ilmu olahraga. Kami butuh akurasi data dan metodologi modern yang mereka miliki untuk memastikan setiap tetap keringat atlet berubah menjadi medali emas,” ujar sumber internal yang dekat dengan jajaran pengurus.
Keempat pakar tersebut diproyeksikan akan mengisi posisi krusial, mulai dari bidang pembinaan prestasi hingga penguatan mental bertanding. Dengan komposisi “Dream Team” ini, KONI Jatim menargetkan lompatan besar pada agenda besar olahraga tahun 2026, termasuk persiapan menuju PON Bela diri II Manado Sulawesi Utara 2026.
Sinergi Totalitas Pimpinan Universitas:
Dukungan Unesa tidak hanya berhenti pada level teknis, tetapi juga manajerial. Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., tercatat memimpin Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jatim selama dua periode.
Sementara Wakil Rektor IV, Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, M.Kes., melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari cak Hasan mempromosikan Cabor asal Perancis ini menjadi primadona baru. Pengprov FOPI (Federasi Olahraga Petanque Indonesia) Jatim.
Ketua Umum KONI Jatim, M. Nabil, menegaskan bahwa keterlibatan Unesa adalah kebutuhan fundamental.
“Unesa adalah tulang punggung sport science kami. Keahlian mereka memastikan bahwa atlet Jatim tidak hanya berlatih keras, tapi juga berlatih dengan cerdas berbasis data untuk menembus podium dunia,” ujarnya.
Senada dengan M Nabil , Dr. Irmantara Subagio, M.Kes., yang juga menjabat sebagai Dekan FIKK Unesa, menyatakan optimisme tinggi.
“Kami membawa visi ‘Unesa untuk Indonesia’. Melalui pendampingan riset yang ketat, kami pastikan Jawa Timur terus menjadi penyuplai utama atlet nasional yang kompetitif di level global,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi ini, KONI Jatim dan Unesa optimis mampu mewujudkan regenerasi atlet yang berkelanjutan, membawa nama Surabaya dan Jawa Timur harum di panggung olahraga internasional.(Ambari Taufiq /M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi