Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai (paling kiri) foto bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan para peserta sosoalisasi, Selasa (20/1).
SURABAYA-KEMPALAN: Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berupaya mempercepat peluang-kesempatan kerja bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta pengembangan kompetensi para guru di wilayah setempat.
“Baik di SMA yang menangani double track, maupun yang SMK jurusan IT dan komputer. Peluang kerja sangat banyak sehingga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai di sela Sosialisasi Program Pengembangan Talenta Digital Nasional di Surabaya, Selasa (20/1).
Aries menjelaskan, pengembangan dan kolaborasi tidak mungkin diselenggarakan sendiri, sehingga harus bersama dengan sejumlah dinas terkait, seperti Dinas Kominfo, BPSDM, serta Dinas Tenaga Kerja di provinsi setempat.
Ia berharap nantinya kompetensi siswa tidak hanya untuk kebutuhan tenaga kerja, tapi memang kebutuhan terhadap kompetensi yang harus ditingkatkan dan semakin kritis untuk menangkap peluang kerja.
Dampaknya, kata Aries, diharapkan kemampuan kompetensi para guru dan kepala sekolah yang menangani khusus kejuruan ini bisa mengembangkan kompetensi-kompetensi di masing-masing sekolahnya.
“Dan terkhusus berharap anak-anak kita bisa mendapatkan gambaran tentang peluang kerja, khususnya digital talenta yang diharapkan nanti bisa dikembangkan secara masif di lingkungan sekolah mereka,” harapnya.
Disdik Jatim, lanjut Aries, juga berkomitmen menindaklanjuti program ini dengan penguatan kebijakan yang dalam waktu dekat dilakukan penandatanganan bersama antara Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dengan Menteri Komunikasi Digital RI Meutya Hafid.
“Ini akan menjadi bukan hanya bagi Dinas Pendidikan, tapi juga dinas-dinas lain dengan para ASN demi mewujudkan Jawa Timur sebagai provinsi penghasil talenta digital unggul serta berdaya saing nasional serta global,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir dan sekaligus
membuka sosialisasi, memberikan pengarahan kepada 2.600 tenaga pendidik, baik secara luring maupun daring.
Sedangkan, sebagai pemateri utama adalah Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital Kementerian Komunikasi Digital RI Said Mirza Pahlevi. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi