Senin, 25 Mei 2026, pukul : 23:58 WIB
Surabaya
--°C

Anak Madura Menyala Terang di Dunia Kecerdasan Buatan

KEMPALAN: Di usia yang baru 23 tahun, Ach Nur Aqil Wahid sudah memberi warna di dunia kecerdasan buatan (AI).

Sesekali ia diundang ke luar kota. Dari hotel le hotel. Menjadi instruktur AI bagi pejabat eselon dan para manajer perusahaan yang ikut pelatihan. Meski usianya jauh lebih muda dari para peserta, keahlian dan gaya penyampaian Aqil membuatnya dihormati.

Keseharian Aqil kerja di Inixindo Jogja, perusahaan nasional yang bergerak di Konsultan IT. Di sela kesibukannya, Aqil menyelesaikan program magister di bidang kecerdasan buatan di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Aqil bukan berasal dari pusat-pusat teknologi dunia. Ia lahir dan tumbuh di Sumenep, sebuah kota di ujung timur Pulau Madura. Ayahnya orang pulau. Ibunya asli Sumenep.

Talenta Aqil dimulai sejak kuliah S1. Ia bukan hanya belajar di kelas, tapi juga membantu dosen, ikut riset, dan menulis artikel ilmiah.

Aqil menyukai dunia algoritma, data, dan mesin cerdas. Lebih dari itu, ia percaya bahwa teknologi harus bermanfaat—bukan hanya untuk industri besar, tapi juga untuk masyarakat di kampung halamannya.

Aqil tidak berhenti di ruang teori. Ia menginisiasi membangun Platform AI dengan nama, ChatSUMENEP, sebuah chatbot cerdas yang akan menjadi asisten digital warga Sumenep dalam kebutuhan pelayanan Pemkab. Kebutuha untuk jualan para UMKM. Dll.

BACA JUGA  Labschool Unesa Kirim Delegasi ke NTCUST Taiwan, Cetak Jagoan AI dan Robotik Masa Depan

Sayang, kreasi Aqil yang tergolong langka, masih ada yang mengaggap lelucon. Aqil hanya bisa mengelus dada. Sempat berontak. Tapi ia ingat pesan ayahnya: biar waktu yang menjawab.

Semangat Aqil mewujudkan ChatSUMENEP kian membara. Di tengah proses launching, Aqil sedang merancang integrasi ChatSUMENEP dengan GPS IKAN berbasis AI.

Inisiasi Aqil mendapat respon luar biasa dari netizen. Terlihat di akun tiktok, bagaimana respon netizen menyambut karya anak muda Sumenep yang masih peduli dengan tanah kelahirannya.

Netizen tak menyinggung soal perhatian pemerintah. Netizen hanya meluapkan kesenangannya sesama putra Madura. Yang diyakini akan membawa harum nama Madura. Anak Madura-biar tak dikenal dengan kekerasannya, tulis netizen.

GPS IKAN berbasis AI itu akan diintegrasikan dengan ChatSUMENEP. Para nelayan yang akan memanfaatkannya bisa login menggunakan kode user. Tanpa perlu biaya setup dan beli alat lain-lainnya. Cukup WA di ChatSUMENEP.

Jejak Digital yang Nyata

Di akun GitHub milik Aqil tersimpan proyek-proyek nyata: model machine learning, sistem chatbot berbasis NLP (pemrosesan bahasa alami), dan rancangan integrasi AI dengan perangkat IoT. Di LinkedIn, tampak pengalaman mengajar, kolaborasi riset, dan inisiatif yang pernah ia jalankan. Semua itu menggambarkan sosok yang bukan hanya belajar, tapi juga membangun.

BACA JUGA  Harapan Baru di Tengah Krisis, Omar Yaghi Mengubah Udara Menjadi Air Kehidupan

Ia menguasai bahasa pemrograman seperti Python, mengerti cara kerja AI, dan memahami pentingnya dokumentasi. Tapi yang lebih penting, ia tahu kepada siapa teknologi itu harus diberikan. Ia selalu memulai dari kebutuhan masyarakat, lalu mencari cara agar teknologi bisa hadir sebagai solusi.

Masa Depan yang Terbuka Lebar

Ke depan, jalan Aqil terbuka luas. Dunia saat ini sangat membutuhkan orang seperti dia, yang bisa membangun teknologi cerdas tapi juga punya kepekaan sosial. Di banyak negara, posisi seperti AI Engineer atau Data Scientist makin dicari. Di Indonesia sendiri, permintaan terhadap tenaga ahli AI terus tumbuh. Gaji yang ditawarkan juga cukup tinggi, tapi bagi Aqil, bukan itu ukurannya.

Ia ingin teknologi hadir dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Terutama di tanah kelahirannya. .

Dunia Aqil sudah terbuka lebar di luar Sumenep. Dia berkarya untuk warga Sumenep. Tanah kelahirannya, bukan untuk belas kasihan karena menganggur.(Abdul Hadi)

Editor: Nur Izzati Anwar (Izzat)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.