Selasa, 2 Juni 2026, pukul : 06:48 WIB
Surabaya
--°C

PT LIB Gelar Manager Meeting Bersama 18 Klub Liga 1, Bahas Soal …

JAKARTA-KEMPALAN: PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggelar manager’s meeting untuk mensosialisasikan regulasi dan kebijakan baru jelang gelaran Liga 1 musim 2023/2024.

Manager’s Meeting yang dihadiri perwakilan 18 klub Liga 1 musim 2023-2024 itu berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, pada hari Senin (26/6), pukul 20.00 hingga 22.15 WIB.

Pada manajer meeting kali ini, PT LIB selaku operator kompetisi memberikan pemahaman kepada klub-klub peserta terkait ketetapan-ketetapan baru yang akan digunakan pada kompetisi Liga 1 musim 2023/2024

“Baru saja kami menggelar sinkronisasi dalam kaitannya dengan apa-apa saja yang bisa menjadi bahan untuk diimplementasikan di klub sesuai regulasi yang ada. Lalu ada beberapa terobosan kaitannya dengan sistem yang berbeda dibanding sebelumnya,” kata Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus saat memberikan keterangan.

BACA JUGA  Sabet Golden Ticket Unesa dan Tembus Skuad Uber Cup 2026, Thalita Ramadhani Berkilau di Jalur Prestasi Dunia dan Akademik

“Kalau dulu full kompetisi itu 34 laga, kali ini 34 laga masing-masing klub. Lalu ada Championship Series, itu empat tim di reguler series akan berkompetisi untuk memperebutkan ranking 1, 2, dan 3 di championship series untuk menentukan slot di Liga Champions Asia dan Piala AFC.” tambahnya.

PT LIB juga mengatakan bahwa akan ada regulasi baru yang soal kickoff di musim 2023-2024, dimana sebelumnya terdapat tiga jadwal, yaitu pukul 15.40, 18,30, dan 20.30.

Sekarang hanya ada dua waktu kickoff saja, yakni pukul 15.00 dan 19.00 WIB, serta khusus Bulan Ramadhan pada 20.30. PT LIB menjelaskan bahwa keputusan merubah jadwal kickoff ini telah disepakati bersama pemilik hak siar.

BACA JUGA  Sidoarjo Berburu Talenta E-Sports: Cetak Generasi Emas Menuju Panggung Regional dan Nasional

Selain itu, PT Liga Indonesia Baru juga menegaskan bahwa aturan untuk melarang kehadiran suporter tamu benar-benar diambil untuk kepentingan keamanan, guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Lalu soal suporter tamu yang dilarang hadir, sudah beberapa kali disampaikan juga dan kini kami menegaskan kembali, bahkan hal-hal yang di luar pikiran kami.” tutur Ferry Paulus.

“Klub sudah menyampaikan kemungkinan-kemungkinan lain, dan kami sudah pikirkan jalan keluar. Apalagi sistem distribusi tiket di klub juga harus online, jadi akan muda mengidentifikasi penonton yang hadir di stadion.” tambah Direktur Utama PT LIB itu.

(*) Edwin Fatahuddin

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.