MILAN-KEMPALAN: Mendung kelabu menggelayuti kota Milan pada Senin waktu Milan (12/6). Politisi yang juga mantan Presiden sekaligus pemilik AC Milan, Silvio Berlusconi menghembuskan nafas terakhirnya.
Meninggal dunia saat usia yang ke-86, Berlusconi menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit San Raffaelle, Milan, setelah mendapatkan perawatan karena infeksi paru-paru dan leukemia yang dia derita.
Walaupun sudah tidak tercatat sebagai Presiden Rossoneri (julukan Milan) dan terakhir kali memimpin klub debutan Liga Italia AC Monza, nama Berlusconi tetap jadi kenangan di Milanello (kamp latihan Milan).
Makanya ucapan belasungkawa mengalir deras dari para pemain dan mantan pemain di klub juara Liga Italia dua musim lalu tersebut. Terutama mereka yang merasakan manis pahitnya kepemimpinan Berlusconi.
BACA JUGA: Tiba di Indonesia, Ricardo Kaka Disambut Milanisti Indonesia
’’Besok kami akan memimpikan tujuan lain, tantangan yang lain, dan kemenangan yang lain. Mereka layak menyadari apa yang bagus, kuat dan benar dalam diri kita. Dalam diri yang melakoni petualangan dalam mimpi yang disebut AC Milan. Terima kasih Presiden, Anda selamanya bersama kami,’’ tulis ACM dalam cuitan Twitter-nya.
Di bawah kepemimpinan Berlusconi, ACM memang jadi salah satu klub paling disegani di Eropa. Faktanya, sepanjang era Berlusconi, ACM total telah mengumpulkan sebanyak 29 trofi juara.
Dari ke-29 trofi tersebut, delapan di antaranya trofi juara Liga Italia, sekali Coppa Italia, tujuh kali Supercoppa Italiana, lima kali juara Liga Champions, dua kali menjuarai Piala Interkontinental, lima kali Piala Super UEFA, dan sekali Piala Dunia Antarklub.
Dalam cuitan Twitter-nya, playmaker ACM saat era Berlusconi Ricardo Kaka mengucap selamat tinggal kepada sang Presiden.
BACA JUGA: Tumbangkan Inter, Manchester City Juarai Liga Champions
’’Dengan kesedihan yang mendalam aku menerima berita meninggalnya Presiden Silvio Berlusconi. Hidupku bisa selamanya terkoneksi dengan ACM dan ini karena kesempatan yang dia (Berlusconi) berikan,’’ tutur Kaka.
Dikutip dari laman Milan News, mantan gelandang ACM Andrea Pirlo menganggap sosok Berlusconi berpengaruh dalam hidupnya sampai sekarang. ’’Ajaranmu yang berharga di dalam hidupku akan selalu dirindu. Rest In Peace,’’ lanjut Pirlo. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi