SURABAYA-KEMPALAN : Universitas Negeri Surabaya (UNESA) tidak hanya bisa memberi contoh, tapi Unesa bisa menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya terkait apresiasi kepada seseorang atau seorang atlet yang berprestasi. Unesa tidak memandang raihan prestasi itu di raih dalam bidang sosial, budaya atau olahraga. Jika itu di rasa pantas di hargai dan di apresiasi Unesa selalu terdepan dalam memberi apresiasi termasuk kepada seorang atlet. Sudah tak terhitung berapa puluh pemberian apresiasi berupa bea siswa gratis kepada para atlet yang berprestasi termasuk pembalap Moto3GP Mario Suryo Aji.
Pembalap Moto3GP asal Magetan Jawa Timur ini diberi bea siswa pendidikan gratis dari sarjana sampai doktor.
Rektor Universitas Negeri Surabaya Prof. Nurhasan kala itu menyerahkan langsung beasiswa tersebut kepada pembalap moto3GP dari team Honda Asia, Mario Suryo Aji.
“Prof. Hasan menyampaikan, apresiasi itu dimaksudkan untuk memotivasi pembalap asal Magetan Jawa Timur agar Mario Aji i
mampu memberikan prestasi terbaik untuk Jawa Timur dan Indonesia.
Selain itu, juga untuk memberikan kesempatan kepada Mario Suryo Aji untuk terus mengembangkan prestasinya agar bisa menginspirasi banyak generasi millenial.
“Jadi sukses prestasi di bidang olahraga juga diimbangi pendidikannya. Sehingga ini menjadi sesuatu yang bagus dan tentu bisa menginspirasi generasi muda lain untuk terus berprestasi,” terangnya.
Berbekal fasilitas dan sport science, Prof. Hasan memastikan akan memberikan skema pembelajaran yang terbaik untuk pembalap asal Magetan Jawa Timur itu.
Dia memastikan pembelajaran atau perkuliahan tidak mengganggu sesi latihan di dalam maupun di luar negeri.
“Saya harap Mario Aji bisa studi bahkan sampai bergelar professor. Jadi nanti, kita punya pembalap dengan julukan The Profesor. kalau di Italia kan ada pembalap MotoGP Valentino Rossi yang di juluki The Doctor,” terangnya.
Usai menerima beasiswa, pembalap moto3GP ini mengaku sangat bersyukur atas apresiasi pak rektor dan akan berupaya untuk berprestasi di ajang balap motor dan akademis.
“Saya sampaikan terima kasih atas beasiswa yang diberikan. Beasiswa ini sangat mengapresiasi semoga Mario tidak hanya berprestasi di lintasan surkuit, tapi juga berprestasi secara akademis,” ucapnya.
Sementara itu Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa Dr. Dwi Cahyo Kartiko M.Kes juga angkat bicara. Pria yang juga seorang wasit basket Internasional( FIBA) non aktif ini menjelaskan, Unesa dalam hal ini FIKK siap dan akan memberikan pendampingan kepada Mario Aji selama dia menjalani latihan dan saat berlaga di sirkuit agar Mario tidak ketinggalan pelajaran akademisinya.
” Ya Unesa dalam hal ini FIKK akan memberikan pendampingan kepada Mario Aji apa yang di butuhkan agar dirinya tidak ketinggalan,” terang pak Dekan yang juga Seorang wasit Basket berlisensi FIBA yang. dimiliki Indonesia ini.(25/05/2023)
Dr. Dwi Cahyo Kartiko M.Kes juga menginformasikan kalau Mario Aji tertarik pada prodi baru yakni, Menejemen Olahraga. Menurut Dr.Dwi Cahyo, Prodi menejemen olahraga ini memang satu-satunya program baru dan hanya ada di Unesa. Makanya Mario tertarik Program yang di miliki Unesa tersebut. (Ambari Taufiq)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi