Di situ Ames cerita, bahwa ia sangat ingin terapi psikologis. Karena, merasa selalu stress akibat beban pekerjaan. Juga jadi korban bullying netizen. Tapi, niat terapi selalu dia batalkan.
Ames: “Saya sering ingin menghubungi terapis. Tapi kemudian saya batalkan sendiri. Saya pikir bakal tidak enak. Saya bayangkan, terapis akan bertanya: Apa profesi Anda? Terus, misalnya saya jawab: Saya di industri dewasa. Maka, terapis pasti akan bilang: Ow… itulah penyebab Anda seperti ini.”
BACA JUGA: Rusuh di Konser NCT, Bukan Karena Bom
Dilanjut: “Seandainya saya bohong soal pekerjaan saya. Misalnya, saya mengaku sebagai pegawai apa-lah… Maka, saya khawatir diagnosisnya salah. Sehingga terapi tidak akan efektif.” Akhirnya dia bunuhdiri.
Dari situ kelihatan, Ames yang sarjana pariwisata, cukup pendidikan. Paham tentang profesi itu. Sekaligus pengetahuan bagi kita, bahwa di Amerika yang liberal, pun profesi ini direndahkan masyarakat.
Sebaliknya, Kebaya Merah dalam cuitan di Twitter, mengungkap kebanggaan pada penampilan dia di video, yang viral. Lewat akun @MeamOra, Jumat (4/11) begini: “Konten aku kesebar, berarti storylinenya bagus wkwk…”
Bangga pada kreasi video porno. ‘Kan gendheng. Apalagi ditambahi: wkwk… (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi