JAKARTA—KEMPALAN: Pembentukan koalisi tiga partai terdiri Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat untuk bisa mengusung pasangan calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) pada Pilpres 2024 semakin menguat bakal terwujud.
Politikus NasDem, Zulfan Lindan mengatakan penguatan soliditas internal terus jalan. Jangan sampai buru-buru nanti tiba-tiba bubar, sehingga terus dimatangkan sampai koalisi NasDem, PKS, dan Demokrat benar-benar terbentuk.
“Ini kan harus dimatangkan dulu, makanya kita tidak menyebut sekarang ini koalisi, kita masih menyebutnya kolaborasi dululah,” kata Zulfan Lindan dalam Apa Kabar Indonesia Pagi TV One yang dikutip Selasa, 27 September 2022.
Lebih lanjut dijelaskan Zulfan, antara yang muda-muda pada tingkat sekjen (sekretaris jenderal) dan ketua dari tiga partai (NasDem, PKS, dan Demokrat) melakukan konsolidasi bertiga. Dan itu mendapat tugas dari masing-masing ketua umum.
“Dari PKS sudah ada tugasnya, dari NasDem sudah ada yang melakukan lobi-lobi internal, kemudian Demokrat sudah ada. Dan mereka jalan,” ujarnya seraya menegaskan sekarang sudah 90 persen kolaborasi menuju apa yang disebut koalisi.
Zulfan membenarkan, dari sisi Partai NasDem pada 10 November 2022 nanti akan ada sikap resmi terkait pengumuman nama calon presiden (capres). “Sampai saat ini baru dibicarakan tingkat capres kan,” imbuhnya.
Tetapi dalam tempo satu bulan setengah ini, demikian lanjut Zulfan, sudah mengerucut membicarakan antara capres diumumkan juga cawapres. “Bagi NasDem memang November itu harus segera, enggak bisa lagi ditunda-tunda,” tambahnya.
NasDem memutuskan capres yang bakal diusungnya akan diumumkan pada 10 November 2022 oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem. “Ya pasti ketua umum dong (yang nanti mengumumkan),” kata Zulfan.
Soal siapa capresnya, demikian lanjut Zulfan, keputusannya sudah diserahkan kepada ketua umum untuk memilih dari ketiga calon (Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Andika Perkasa) kemudian salah satunya diumumkan sebagai calon presiden.
“Nah ini pasti ketua umum, bukan lagi DPP, bukan grassroot, bukan siapa-siapa. Itu sudah authority-nya ketua umum,” imbuhnya.
Zulfan mengaku NasDem ini tidak punya calon dari internal kader, baik capres maupun cawapres, demikian juga PKS. Sementara Partai Demokrat, menurut Zulfan tentu ada keinginan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi cawapres.
“Itu kan didiskusikan. Artinya, berdasarkan survei-survei yang berkembang nanti siapa yang bisa mendorong untuk supaya kita menang, itu mesti didiskusikan,” tandasnya.
Ketika ditanyakan soal capres dari bacaan di media, apakah Partai NasDem, Demokrat, PKS untuk capresnnya sepertinya sudah mengarah kepada Anies bukan? “Saya kira begitu,” kata Zulfan seraya kembali menyebut di NasDem ada tiga nama bakal capres. Anies, Ganjar, dan Andika.
Dari ketiga nama tersebut, Andika misalnya, dijelaskan Zulfan, katakanlah Andika ini agak sulit karena masih dinas TNI dan segala macamnya. “Nanti mesti pensiun, karier militer yang begitu jauh perjalanannya masa tiba-tiba dia mundur,” tuturnya.
Kemudian Ganjar, menurut Zulfan ada kemungkinan didorong oleh PDI-P, bisa juga tidak. “Mengharapkan Ganjar berani meninggalkan PDI-P untuk masuk ke dalam koalisi di luar PDI-P, itu juga problem. Waktunya kapan?,” tandasnya.
Jadi, menurut Zulfan memang jauh lebih bebas memilih Anies Baswedan sebagai capres. Artinya, Anies juga bukan kader internal partai mana pun.
Terkait apakah kemudian capres dari NasDem sudah firm (tegas) adalah Anies misalnya, Zulfan mengatakan soal capres tidak mungkin keluar dari tiga nama yang telah diputuskan dalam rakernas.
“Itu kan komitmen antara DPP, ketua umum dengan seluruh struktur yang ada. Oleh karena itu saya kira sudah firm, sampai ketua umum itu sudah pasti,” tandasnya.
Tapi dengan syarat, demikian sambung Zulfan, Andika masih terikat dengan aturan institusi militer dan Ganjar apakah akan keluar dari PDI-P. Ini kan problem kalau dia masih kader PDI-P. Antara PDI-P dan NasDem saling menjaga (hubungan baik),” demikian Zulfan. (kba)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi