Kamis, 23 April 2026, pukul : 02:19 WIB
Surabaya
--°C

Siapa Membunuh Putri (13)

“Saya sekarang di Dinamika, Pak… Ini bosnya, nih,” kata Yon memperkenalkan saya. Tentu saja saya sudah kenal namanya dan kerap lihat foto dan sosoknya di mana-mana. Kami sedikit berbasa-basi. JB orang yang selalu necis. Berdasi dan rambut tersisir licin.

“Iyalah, saya tahulah. Wartawan top. Koran top, paling top sekarang,” kata JB. Kepadaku dia bilang, “Pak Risman sering cerita kamu ke saya, Mas Dur. Kamu ya, kalau sudah teman sama Pak Risman, berarti kita juga teman. Saya ke sini,kalau tak dibantu dia, tak akan bisa bertahan. Jadi kita teman ya, Mas Dur,” kata JB. Saya jadi ingat JB jadi MC saat peresmian Maestrocorp.

BACA JUGA: Siapa Membunuh Putri (8)

“Yes,” kata saya. “Ada info apa, Pak? Katanya tadi ada penyidik ke sini?” tanya saya.

JB bercerita tentang rekaman CCTV yang diperiksa polisi. Ia simpan salinan rekamanannya. Ia ajak kami lihat potongan rekaman itu. Seseorang yang sekilas mirip Putri dengan pakaian seksi yang mahal, kerap saya lihat di butik-butik mewah itu, di lorong ke arah pintu masuk ruang karaoke termahal di King Palace. Putri masuk, disusul beberapa detik kemudian seorang lelaki. “Coba perhatikan, kenal nggak? Tahu siapa dia?” Yon menyebut nama aktor ibukota.

“Kira-kira dialah itu. Orang bilang dulu mereka teman kuliah,” kata JB.

“Dia sering ke sini ya?”

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.