Rakyat selalu menjadi korban dari kebijakan rezim yang tidak pro rakyat. Suasana kebatinan yang hampir putus asa dan tak ada harapan dari rezim inilah yang kemudian memunculkan teriakan teriakan revolusi dari mahasiswa.
Masyarakat tak bisa lagi berharap dari perubahan yang gradual sebagaimana makna reformasi, masyarakat berharap ada perubahan yang cepat terhadap pemerintahan ini, perubahan tentang pergantian kepemimpinan yang dirasakan selalu menyengsarakan mereka.
Harapan masyarakat akan perubahan kepemimpinan nasional yang berpihak kepada rakyat, pemimpin yang bersih dan bisa membawa Indonesia menjadi negara yang adil, makmur dan mensejahterakan terdengar keras dipelataran gedung KPK saat Anies diundang oleh KPK untuk menjelaskan ajang Formula E yang diduga ada unsur pidananya.
BACA JUGA: Setelah Tak Terbukti, Anies Pilihan Menjadikan Indonesia Bersih
Sebagai orang yang terkenal bersih dan berpihak kepada kepentingan rakyat, Anies tak seperti mereka yang katanya pro rakyat, ketika ada dugaan korupsi, mereka melarikan diri, bahkan ada yang sampai sekarang hilang tak tahu rimbanya.
Anies datang dengan kepala tegak dan berwibawa, Anies sangat percaya diri bahwa ajang Formula E bersih dari tindakan pidana apalagi yang ditujukan kepadanya. Aniespun berani mengatakan bahwa tidak ada sepeserpun uang yang mampir ke dirinya dari ajang pelaksanaan Formula E.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi