Jumat, 1 Mei 2026, pukul : 12:28 WIB
Surabaya
--°C

Lelaki Kemayu di Citayam Fashion Week

Mereka yang berani muncul di permukaan disebut sebagai ‘’coming out’’ dan sudah tidak malu-malu lagi mengakui perebedaan orientasi seksualnya. Umumnya para penyandang perbedaan orientasi seksual ini menyembunyikan jati dirinya secara sangat rahasia, termasuk kepada keluarga terdekatnya. Hanya kalangan tertentu saja yang berani coming out dan berani membuka rahasianya.

Fenomena lelaki kemayu yang muncul secara terbuka di ajang CFS menunjukkan bahwa semakin banyak lelaki kemayu yang secara terbuka coming out tanpa malu-malu lagi. Isu LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) pun ramai lagi seiring dengan makin banyaknya lelaki kemayu yang mejeng di CFW.

BACA JUGA: Citayam Fashion Week

Kemunculan sejumlah anak muda laki-laki dengan pakaian perempuan memunculkan kekhawatiran ajang mejeng anak-anak baru gede (ABG) itu dibajak oleh aktivitas LGBT. Pemerintah DKI mengancam akan menggaruk para lelaki kemayu itu dan memasukkannya ke panti sosial.

Sejumlah peserta yang mengikuti pawai obor memeringati tahun baru hijriyah (29/7) melewati area SCBD yang sedang ramai dijejali oleh paran pemejeng. Peserta pawai obor itu meneriakkan takbir dan shalawat dan membentangkan poster ‘’Bubarkan LGBT dari SCBD’’.

Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) K.H Anwar Abbas menyesalkan kemunculan lelaki kemayu itu di arena SCBD dan menganggapnya sebagai ancaman moral bagi anak-anak remaja yang sedang mencari identitas. Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria juga mengingatkan bahwa kemunculan lelaki kemayu itu akan menjadi ancaman bagi jati diri para remaja anak bangsa. Riza mengingatkan kewajiban orang tua untuk menyelamatkan generasi muda dari moral yang merusak.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.