Jumat, 19 Juni 2026, pukul : 12:27 WIB
Surabaya
--°C

CCTV Tembak Yosua Ketemu, Diteliti Polisi

Beberapa jam sebelumnya, Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengumumkan penonaktifan dua pejabat. Yakni, Karo Paminal Divisi Propam, Brigjen Hendra Kurniawan dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto dari jabatan masing-masing.

Irjen Dedi Prasetyo: “Yang pertama timsus terus bekerja. Dalam rangka menjaga objektivitas, transparansi, independensi, tim harus betul-betul menjaga marwah, itu sesuai dengan komitmen Bapak Kapolri.”

Kapolres Jaksel yang di-nonaktifkan, Kombes Budhi Herdi, adalah polisi berprestasi. Kelahiran 16 Desember 1974 di Pemalang, Jawa Tengah. Budhi lulusan Akademi Kepolisian 1996.

BACA JUGA: Akhirnya, Jari Putus di Baku Tembak Siap Lidik

Setelah lulus Akpol, ia melanjutkan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Lalu, pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri. Lalu, Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti). Pada 2021, ia tercatat lulusan terbaik.

BACA JUGA  Memahami Persamaan dan Perbedaan Peran dari Fungsi Antara Sipil dan Militer di Indonesia

Budhi pernah Kapolres Kediri. Lantas, Kapolres Mojokerto, lantas, Kapolres Jakarta Utara, akhirnya Kapolres Jakarta Selatan.

Di kasus ini, Budhi memberikan konferensi pers, Selasa, 12 Juli 2022, yang menyatakan, CCTV di TKP sudah mati sejak dua pekan sebelum kejadian.

Pejabat yang di-nonaktif-kan juga, Karo Paminal Divpropam Polri, Brigjen Hendra Kurniawan.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.