Beberapa jam sebelumnya, Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengumumkan penonaktifan dua pejabat. Yakni, Karo Paminal Divisi Propam, Brigjen Hendra Kurniawan dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto dari jabatan masing-masing.
Irjen Dedi Prasetyo: “Yang pertama timsus terus bekerja. Dalam rangka menjaga objektivitas, transparansi, independensi, tim harus betul-betul menjaga marwah, itu sesuai dengan komitmen Bapak Kapolri.”
Kapolres Jaksel yang di-nonaktifkan, Kombes Budhi Herdi, adalah polisi berprestasi. Kelahiran 16 Desember 1974 di Pemalang, Jawa Tengah. Budhi lulusan Akademi Kepolisian 1996.
BACA JUGA: Akhirnya, Jari Putus di Baku Tembak Siap Lidik
Setelah lulus Akpol, ia melanjutkan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Lalu, pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri. Lalu, Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti). Pada 2021, ia tercatat lulusan terbaik.
Budhi pernah Kapolres Kediri. Lantas, Kapolres Mojokerto, lantas, Kapolres Jakarta Utara, akhirnya Kapolres Jakarta Selatan.
Di kasus ini, Budhi memberikan konferensi pers, Selasa, 12 Juli 2022, yang menyatakan, CCTV di TKP sudah mati sejak dua pekan sebelum kejadian.
Pejabat yang di-nonaktif-kan juga, Karo Paminal Divpropam Polri, Brigjen Hendra Kurniawan.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi