Sabtu, 30 Mei 2026, pukul : 19:00 WIB
Surabaya
--°C

Harga Daging Melonjak Lagi, Pedagang Daging Sepi Pengunjung

JAKARTA-KEMPALAN: Harga daging ayam di beberapa daerah masih mengalami lonjakan, tetapi harga daging sapi perkilogramnya masih berada di Rp150 ribu.

Setelah Hari Raya Idul Fitri daging ayam sempat mengalami penurunan dari Rp55.000 ke Rp30.000 perkilogram. Namun, penurunan harga tersebut tidak begitu lama dan kembali naik menjadi Rp44.000 perkilogram.

Para pedagang ayam menduga kenaikan harga disebabkan pasokan dari peternak berkurang. Lonjakan harga ayam ini dialami salah satunya oleh pasar pagi, Kota Tegal, Jawa Tengah yang mengakibatkan omzet para pedagang di pasar tersebut menjadi berkurang.

Berbeda dengan daging ayam, harga daging sapi masih berada di Rp150 ribu per kilogram padahal idul fitri telah berlalu selama sebulan lebih. Harga tersebut karena pasokan dari rumah potong hewan (RPH) ke pedagang masih relatif tinggi.

BACA JUGA  Memutus Tradisi Fraud: Gresik Sabet Rekor WTP 11 Kali Beruntun di Tengah Badai OTT Jawa Timur

“Dari kemarin sampai sekarang masih di angka Rp150 ribu per kilogram. Belum kembali ke harga sebelum Lebaran karena dari RPH memang masih tinggi,” ujar Ade, pedagang daging sapi di Pasar Slipi.

Ade menambahkan bahwa harga daging sebelumnya sempat menyentuh Rp170 ribu per kilogram sebelum hari lebaran. Namun, setelah lebaran walaupun mengalami penurunan tidak terlalu jauh sempat menyentuh angka Rp150 ribu per kilogram. Padahal, harga normal dari dadging sapi hanya Rp150 ribu per kilogram.

“Kalau harga tetap di Rp150 ribu, kami juga susah jualnya. Sedangkan stok daging yang belum terjual masih banyak,” kata Ade.

Kenaikan harga tersebut membuat para pedagang daging sapi sudah tidak mencari untung, tetapi hanya mengharapkan balik modal saja karena sulitnya menjual daging sapi yang masih menyentuh harga Rp150 ribu per kilogram.

BACA JUGA  Terlibat Dalam Lobi Sengketa Politik Internasional Tanpa Kekuatan Militer Yang Diperhitungkan, Perannya Hanya Sebagai Boneka

“Biasanya saya bisa jual 20 sampai 30 kilogram per hari. Kalau sekarang jual 10 kilogram saja susah,” ujar Ade.

Akhirnya, omset yang dihasilkan oleh penjualan daging sapi tersebut mengalami penurunan hingga 50 persen.

Kepala Pasar Slipi, Hendra Silalahi, mengatakan bahwa sudah melakukan upaya memudahkan masyarakat untuk membeli daging harga yang murah dengan cara memastikan stok daging sapi di Mini Distributor Center (Mini DC) tersedia. (Suara/Kompas, Arlita Azzahra Addin)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.