No Name
Kalau mau lebih provokativ bukan 5 hari 5 malam sebenarnya. Tapi 20 hari. Karena kaos serupa di pake waktu ketemu LBP tgl 25-April-2022. Kemudian di pake waktu ketemue PJ 15-Mei-2022. Wkwkwk…
dabaik kuy
Luhut profesional kerjanya tp yang jelek dr Luhut itu track recordnya mencampurkan kepentingan negara ke bisnis pribadi dan bisnis temen2 nya… Luhut punya konglomerasi Toba grup yg track recordnya buruk.. mencampurkan kepentingan negara ke kelompok…. itu buruk bagi negara … buruk bagi rakyat…. lihat saja bagaimana luhut byk meralat jokowi termasuk larangan export batubara yg hanya 11 hari bertahan…. buruk sekali…
Pembaca Disway
Isi paling penting tapi bungkus juga penting.. ibaratnya gimana kalau ada botol Aqua isi Bayclin, botol Bayclin isi Aqua.. ntar salah minum..
Abu Abu
Jangan seperti kucing yang mengatai ayam, “Bulu bagus menutup badan, tapi sayang pakai celana pendek”. Bulu si kucing memang menutup badan bercelana panjang. Sayang “telur”-nya ke mana-mana diumbar.
Budi Utomo
Seingat saya, gaya pakaian non formal seperti itu dipelopori Bill Gates (Microsoft). Karyawan Microsoft hampir tak ada yang memakai pakaian formal berdasi. Hal ini kemudian menjadi semacam tradisi di kalangan perusahaan IT (Information Technology). Jangan lupa bahwa Elon Musk merintis kekayaannya dengan membuat software PayPal yang kemudian dijual dan menghasilkan jutaan dollar. Orang kaya sejati memang tak perlu flexing alias pamer dengan memakai aksesoris super mahal atau mobil atau rumah mewah jutaan dollar seperti selebriti tanah air yang norak itu. Bahkan dijadikan acara tetap televisi. Meniru acara yang sama di USA. Entah mengapa kebanyakan orang suka acara norak seperti itu. Norak menurut sudut pandang pribadi saya. Bukankah semua agama mengajarkan takhta dan harta bukanlah tujuan utama kita hidup di dunia? Kadang saya bertanya dalam hati apakah orang norak yang suka pamer harta dan takhta itu beragama dan bertuhan? Silahkan introspeksi sendiri. Bukankah flexing hanya mendorong masyarakat jadi konsumtif? Betul konsumsi penting bagi ekonomi tapi produksi dan produktif harus didahulukan. Ibarat menabung harus didahulukan. Shopping masalah mudah kalau tabungan hasil kerja produktif sudah berlimpah. Kuncinya produktivitas. Bukan gaya hidup konsumtif. Konsumerisme. Lihat saja Mark Zuckerberg yang konon kaos lengan panjangnya warnanya itu itu saja. Warren Buffet contoh berikutnya. Mobilnya entah sudah berapa tahun umurnya. Salam. Budi Utomo.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi