Selain Nurani 98, Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan juga menanggapi rencana demonstrasi tersebut. Ia menyampaikan, pemerintah telah berkoordinasi dengan aparat keamanan dan penegak hukum guna menghadapi rencana demo tersebut.
Melansir JPNN, dia pun telah menyampaikan pesan khusus kepada Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Irjen Merdisyam yang mewakili Kapolri saat Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Sabtu (9/4) yang mana ia meminta kepolisian tidak menggunakan kekerasan saat menjaga dan mengawal unjuk rasa itu.
“Agar melakukan pelayanan dan pengamanan sebaik-baiknya, tidak boleh ada kekerasan, tidak membawa peluru tajam, juga jangan sampai terpancing provokasi,” ucap Mahfud saat rapat.
Adapun, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo berjanji bahwa pihaknya tidak akan berlebihan dalam mengamankan aksi demonstrasi yang akan dilaksanakan di depan Istana Negara, namun ia tetap berpesan pada para mahasiswa untuk tetap menghormati hak masyarakat lain.
“Ya dalam menyampaikan pendapat di depan umum untuk tetap menghormati semua hak warga masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujar Dedi pada Minggu (10/4) seperti yang dikutip Kempalan dari Sindo News.
Adapun pengamanan dari kepolisian hanya menerjunkan dari Polda Metro Jaya saja karena yakin bahwa demonstrasi yang terjadi besok akan terlaksana dengan lancar dan aman. (Kompas/JPNN/Sindo News, Reza Hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi