Rabu, 8 Juli 2026, pukul : 01:47 WIB
Surabaya
--°C

Raja Minyak Arifin Panigoro Wafat, Tinggalkan Kekayaan Rp 7,86 Triliun

KEMPALAN: Pengusaha Arifin Panigoro meninggal dunia saat menjalani perawatan di Mayo Clinic, Rochester, Amerika Serikat, pada Minggu (27/2/2022) pukul 02.29 atau Senin (28/2/2022) dini hari sekitar pukul 03.29 WIB.

Pria dengan julukan ‘raja minyak’ dan salah satu orang terkaya Indonesia itu tutup usia di umur 77 tahun.

Mengutip berbagai sumber, Arifin Panigoro dikenal sebagai pendiri dan pemilik Medco Energi yaitu perusahaan pertambangan minyak dan gas bumi swasta terbesar di Indonesia.

Bisnis tersebut didirikan Arifin di Bandung pada 1972 dengan nama CV Corona Electric, yang awalnya bergerak di bidang instalasi listrik.

Keberhasilan Arifin ‘mengasuh’ Medco Group membuatnya mengakuisisi perusahaan migas dari Inggris, Ophir Energy, pada 2019 lalu.

BACA JUGA  Kamu Bahagia, Narsisis Terluka

Arifin Panigoro memiliki kekayaan sebesar USD550 juta atau setara Rp7,86 triliun (kurs Rp14.300 per USD).

Dengan kekayaan tersebut, juragan minyak ini masuk ke daftar orang terkaya di Indonesia. Arifin Panigoro berada di urutan ke-47 orang terkaya Indonesia versi Forbes.

Dia juga turut bergabung dalam mendirikan partai baru yang bernama Partai Demokrasi Pembaruan bersama dengan Sophan Sophiaan, Laksamana Sukardi, Roy B.B. Janis, Sukowaluyo Mintorahardjo, Noviantika Nasution, Didi Supriyanto, Tjiandra Wijaya, Postdam Hutasoit, dan RO Tambunan.

Arifin Panigoro lahir di Bandung, Jawa Barat pada 14 Maret 1945. Sebelum dikenal sebagai ‘juragan minyak’, Arifin lebih dulu menjadi kontraktor alat kelistrikan dari pintu ke pintu, saat kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia mulai mendirikan Medco beberapa tahun setelah lulus kuliah.

BACA JUGA  Hattrick Rano Jutati Antar Gabsat Polda Jatim Juara Kapolda Cup 4; Perayaan Bhayangkara ke-80 Berbalut Derap Juara

Pada 1979-1980 harga minyak dunia sedang melambung tinggi, di mana minyak bumi pun menjadi komoditas primadona ekspor Indonesia saat itu. Arifin bersama teman-temannya sesama alumni ITB mencetuskan gagasan untuk membangun bisnis jasa pengeboran migas.

Saat itu, bisnis tersebut masih dikuasai oleh pemain asing lantaran modalnya yang besar.

Namun, ia dan rekan-rekannya tak putus asa hingga akhirnya mendirikan Meta Epsi Pribumi Drilling Company (Medco).

Jenazah Wantimpres 2019-2024 ini akan diterbangkan dari Amerika Serikat dan akan disemayamkan di rumah duka di Griya Jenggala, Jalan Jenggala 1, Jakarta Selatan sebelum dimakamkan. (Muhammad Tanreha)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.