MANAGUA-KEMPALAN: Pengadilan Negeri di Nikaragua menjatuhi hukuman 13 tahun kepada jurnalis bernama Miguel Mora yang dianggap menyebarkan konspirasi yang membahayakan integritas nasional.
Miguel Mora merupakan seorang jurnalis dan juga oposisi politik yang dihukum dalam pengadilan di Nikaragua.
Ia mendapatkan hukuman selama 13 tahun dengan adanya tuduhan penyebaran konspirasi yang menggangu integrasi nasional.
Hukuman tersebut diberikan pada Rabu (9/2) sebagaimana yang dikatakan oleh pengacaranya yaitu Gerardo Gonzalez dan disampaikan di stasiun TV miliknya yaitu 100 Percent Noticias.
Selain Mora, terdapat 46 tokoh oposisi lainnya yang sedang menunggu jadwal serangkaian pengadilan yang telah dimulai sejak 1 Februari silam.
Sehari sebelumnya, pada Selasa (7/2), terdapat penulis berita olahraga sekaligus kritikus pemerintah yaitu Miguel Mendoza dan mantan Menteri Luar Negeri Nikaragua yaitu Francisco Aguirre Sacasa yang mendapatkan hukuman dalam pengadilan.
Dari banyaknya tokoh tersebut, terdapat satu tokoh nasional penting di Nikaragua yang juga akan mendapatkan masa sidang yaitu Dora Maria Tellez yang merupakan seorang perempuan yang ikut serta dalam Revolusi Sandinista yang meruntuhkan Dinasti Somoza.
Maria Tellez kemudian menjadi Menteri Kesehatan Pertama di Nikaragua dari tahun 1979 hingga 1990.
Kemudian ia menjadi oposisi dari rezim Ortega karena merasa sudah banyak yang menyimpang dari janji revolusi Sandinista.
Ketua dari organisasi HAM tersebesar di Nikaragua yaitu Vilma Nunez mengatakan bahwa pengadilan tersebut hanyalah akan menjadi sebuah sandiwara karena hasilnya sudah diatur sebelumnya.
“Semua orang tidaklah perlu heran dan bingung. Itu bukanlah sebuah pengadilan, melainkan sebuah bukti tindakan represif dari rezim untuk terus menerus melakukan intimidasi kepada warganya” ucap Nunez.
Pada saat ini, semua institusi pemerintah yang ada di Nikaragua dikontrol oleh partai Sandinista dan koalisinya.
(Muhamad Nurilham, Aljazeera)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi