Senin, 22 Juni 2026, pukul : 04:20 WIB
Surabaya
--°C

Kisah Penyanyi Fryda Lucyana, Hattrick Tiga Kali Terjangkit Covid-19

Lemas, batuk-kering, dan mulai sesak lagi. Dia pun Swab PCR lagi 31 Januari sore. Saat bangun pagi 1 Februari hasil PCR sudah dikirim dan ternyata positif covid lagi dengan CT yang rendah (21.75  dan 20.94).

Gejalanya mirip ketika kena covid yg ke-2 (varian Delta), yaitu meriang, pening, radang tenggorokan, flu, batuk kering diikuti sesak nafas. Bedanya dalam intensitasnya saja yang lebih ringan.

Update kasus Covid di Indonesia 9 Februari sudah bertengger di angka 46.843 kasus. Total kasus positif sudah mencapai 4.626.936 kasus. Sementara kasus kematian bertambah 65 orang, dan totalnya mencapai 144.784 orang.

Kisah Fryda menjadi pelajaran berharga buat kita selalu mewaspadai virus Covid19 apapun variannya. Omicron–varian terbaru Covid19 yang mulai terdeteksi 28 November tahun lalu–kini bikin dunia panik meskipun digembar-gemborkan efeknya ringan. Update harian kasus positif Rabu (9/2) sudah mendekati puncak harian Delta bulan Juli tahun lalu. Pemerintah sejak tahun lalu memang sudah mengantisipasi varian baru tersebut. Segala persiapan dilakukan tidak mau lagi kecolongan seperti tahun lalu.

BACA JUGA  Melawan Oligarki: Belajar dari Putin Mengatasi Oligarki di Rusia

Kemarin PPKM dinaikkan ke level 3 di beberapa daerah. Kecepatan Omicron menjangkiti pasien sudah terbukti. Prediksi pakar mengenai kecepatan Omicron berbanding terbalik dengan keganasannya juga sementara waktu ini juga terbukti. Update kematian kemarin ” hanya ” merenggutkan 65 jiwa.

Tapi lonjakan kasus dua minggu terakhir tetap mengancam. Seperti saya sebelumnya, belum jelas betul yang sekarang menjangkiti pasien hanya Omicron. Bisa saja varian lain.

Omicron saja pun sangat mangancam pasien lansia apalagi yang punya komorbid.

Kecepatannya saja sudah membuat panik. Satu rumah tangga bisa lumpuh jika satu positif. Sekurangnya bisa melumpuhkan ekonomi banyak masyarakat karena bolak-balik harus tes swab Antigen maupun PCR yang tidak gratis, dan masih dikenakan pula pajak oleh pemerintah. (*)

BACA JUGA  Qadla, Politik, dan Ekonomi Indonesia: Membongkar Fatalisme di Tengah Krisis Akuntabilitas

Editor: Freddy Mutiara

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.