Senin, 22 Juni 2026, pukul : 19:47 WIB
Surabaya
--°C

Mengawal Anies dengan Kesantunan dan Kenegarawanan

Oleh: Isa Ansori (Kolomnis)

KEMPALAN: Dalam berbagai survei, tingkat popularitas Anies memang selalu berada di tingkat tiga besar. Sebagaimana survey terbaru yang dilakukan Political Weather Station (PWS) dan Centre For Political Communication Studies ( CPCS). Dalam rilisnya, Jumat, 4 Februari 2022, hasil survei menyatakan bahwa bursa capres 2024, Dalam survei PWS, elektabilitas Anies kembali mengungguli Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Anies hanya kalah dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Memiliki tingkat keterpilihan sebesar 22,9 persen, Prabowo berada di urutan pertama tiga besar capres potensial, disusul Anies 19,9 persen dan Ganjar Pranowo dengan perolehan dukungan sebesar 19,8 persen.

Hal yang sama sebagaimana dilansir oleh KBA news bahwa hasil survei yang dilakukan CPCS menunjukkan, elektabilitas Anies naik cukup signifikan menjadi 14,8 persen dan berada di posisi kedua dalam tiga besar capres potensial.

BACA JUGA  Autopsi MoU AS – Iran: Mengaku Menang

Sedangkan posisi pertama masih ditempati Prabowo (18,3 persen) dan Ganjar di posisi tiga dengan tingkat keterpilihan sebesar 14,5 persen.

Lalu apakah tingkat keterpilihan dalam survei saat ini akan selalu berjalan linier dengan fakta fakta di lapangan, tentu ini bergantung pada performa para relawannya.

Relawan itu ibarat marketing dari sebuah produk, sebagus apapun produk yang dibawa, kalau cara memasarkannya ugal-ugalan, tak membangun simpati konsumennya, maka produk yang bagus itu akan ditinggalkan.

BACA JUGA: Anies Tak Bisa Dibendung Lagi

Hal yang sama berlaku pada Mas Anies, tak diragukan lagi, Mas Anies adalah produk kepemimpinan yang baik, mampu menata performa dirinya menjadi magnet bagi semua, pemilihan diksi kata yang runtut dan mudah, senyum dan kesantunan dan sederet prestasinya memimpin Jakarta adalah jaminan kalau beliau diamanahi memimpin Indonesia akan menjadikan Indonesia lebih baik dan bermartabat, namun itu tak kan berarti bila cara mengemas dan memasarkan beliaunya dilakukan dengan cara – cara yang tidak baik, tidak santun, tidak mampu memahami karakter masyarakat yang ada.

BACA JUGA  Indonesia Disergap Kekuatan Kapitalis Cepat atau Lambat Akan Tumbang – NKRI Tinggal Nama
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.