Minggu, 21 Juni 2026, pukul : 10:42 WIB
Surabaya
--°C

Diwarnai Kartu Merah, Ini Penyebab Terputusnya Rekor Kemenangan Persebaya

DENPASAR-KEMPALAN: Persebaya Surabaya kembali membumi. Setelah 13 pertandingan  tanpa terkalahkan dalam lanjutan kompetisi Liga 1, maka Selasa malam (18/1) kekalahan itu pun akhirnya datang juga.

Apesnya, kekalahan tersebut datang dari Bhayangkara FC, klub yang pada awal-awal Liga 1 lalu juga membekuk Green Force (julukan Persebaya) dengan skor 0-1. Kali ini, di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Persebaya menelan kekalahan 1-2.

Padahal, Arif Satria dkk sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Taisei Marukawa pada menit ke-45. Sayangnya, hanya dalam kurun waktu kurang dari 15 menit kemenangan Persebaya gagal didapat setelah Melvin Platje dan Ezequiel N’Douassel mengubah kedudukan. Gol Platje terjadi pada menit ke-72 yang kemudian diakumulasikan N’Douassel ketika menit ke-86.

BACA JUGA  Sengit Layaknya PON, Kecamatan Sidoarjo Juara Umum Akuatik PORKAB 2026

Kekalahan skuad asuhan Aji Santoso tersebut semakin lengkap dengan hadiah kartu merah pada penghujung laga. Pada menit ketiga injury time babak kedua, Persebaya harus bermain sepuluh pemain setelah Ricky Kambuaya diusir wasit.

Bukan hanya kartu merah itu yang jadi penyebab terputusnya streak tanpa kalah Persebaya. Tapi karena performa tim sebelum kartu merah itu terjadi penyebabnya. Aji menyebut, timnya banyak membuang peluang gol.

’’Pertandingan tadi sebenarnya berjalan cukup seimbang. Kami bahkan lebih menguasai jalannya laga dan banyak peluang yang seharusnya bisa berbuah menjadi gol,’’ sebut Aji dalam pernyataannya setelah laga.

Apalagi setelah kedudukan menunjukkan sama kuat 1-1. ’’Kami mempunyai dua peluang yang seharusnya bisa terjadi gol. Tapi sayangnya, itu (gol) tidak terjadi,’’ keluh mantan pelatih timnas Indonesia tersebut.

BACA JUGA  Sidoarjo Borong Medali di Kejurprov Gulat Jatim 2026, Ika Adinda: Modal Besar Masa Depan

Meskipun begitu, Aji tetap memberikan pujian atas penampilan anak asuhnya yang menurutnya masih mampu memberi perlawanan kepada The Guardian (julukan Bhayangkara). ’’Menit-menit akhir saja kami kecolongan gol,’’ katanya.

Kekalahan ini pun membuyarkan ambisi Persebaya untuk menyodok ke puncak klasemen Liga 1. Sebaliknya, Persebaya melorot satu setrip ke posisi keempat digeser Persib Bandung yang pada saat bersamaan memenangi pertandingan melawan Borneo FC dengan skor tipis 1-0.

Aji tidak mengkhawatirkannya. ’’Musim masih panjang, pertandingan masih banyak, masih ada 14 laga lagi yang harus kami jalani musim ini, dan kami masih on the track,’’ klaim Aji. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.