Rabu, 8 Juli 2026, pukul : 16:33 WIB
Surabaya
--°C

Angin Topan Rai di Filipina, 33 Orang Meninggal dan 300,000 orang Mengungsi

Topan Rai-CNN

MANILA-KEMPALAN: Melansir dari France24, 33 orang meninggal dari adanya angin topan terbesar yang menghantam Filipina pada tahun ini yaitu Topan Rai. Pihak resmi Filipina mengatakan bahwa keadaan tersebut sangat darurat dikarenakan banyaknya kerusakan dari topan tersebut.

Lebih dari 300,000 orang kabur dari rumahnya yang berada di pesisir dikarenakan Angin Topan Rai menyerang Kawasan Selatan Filipina.

Fasilitas komunikasi dan listrik rusak di beberapa daerah yang ada dan kemudian banyak rumah yang rusak yang disebabkan angin topan tersebut.

Angin Topan Rai merupakan angin topan yang sangat besar yang diperkirakan kecepatan anginnya mencapai 195 Km per jam.

Dengan kecepatan yang sangat tinggi tersebut, angin topan tersebut dengan mudah merusak semua hal yang ada di Filipina.

“Tentu saja topan ini merupakan salah satu angin topan terbesar yang menghantam Filipina pada tahun ini” ucap Alberto Bocanegra yang merupakan kepada federasi Internasional Palang Merah di Filipina.

“Informasi dan data serta gambar yang kami terima membuktikan keadaan tersebut semakin kritis” ucap tambahnya.

Lebih dari 18,000 pasukan militer, polisi dan aparat lainnya akan bergabung untuk melakukan pencarian korban jiwa di kawasan yang paling parah terkena dampaknya yaitu Mark Timbal.

Filipina merupakan salah satu negara yang paling rawan dari adanya bencana. Kemudian dengan adanya perubahan iklim, Filipina menjadi semakin rentan.

Hampir tiap tahunnya, 20 topan menyerang yang kemudian menghancurkan rumah dan lainnya.

(France24, Muhamad Nurilham)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.