Ia menambahkan, untuk memacu prestasi dari atlet-atlet muda pencak silat, Polresta Sidoarjo akan membawa pesilat yang berprestasi dalam Kejuraan ini, untuk berlaga di ajang pencak silat tingkat Provinsi Jatim memperebutkan Kapolda Jatim Cup dan PORPROV Jatim VII tahun 2022.
“Dari hasil beberapa nomor kelas yang di pertandingkan, perguruan pencak silat PSHT tampil sebagai juara umum fi susul Perguruan Pagar Nusa dan peringkat ketiga di raih perguruan silat Tapak Suci,” terang Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.
Sementara itu Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengatakan, dalam pertandingan juara adalah bukan hal utama. Tetapi terpenting adalah menguatkan persaudaraan dan menggali potensi atlet-atlet muda berbakat, seperti halnya di olahraga pencak silat.
“Sehingga nantinya mereka yang berbakat dapat terus mengembangkan potensi dirinya untuk meraih prestasi yang lebih tunggi,” kata Gus Muhdlor.
Gus Muhdlor menambahkan, selain itu, pencak silat merupakan peninggalan nenek moyang yang perlu dilestarikan, seperti melalui kejuaraan pencak silat kali ini.
“Dalam pencak silat memiliki nilai-nilai budaya dan warisan leluhur yang harus kita jaga dan lestarikan bersama. Mari kita tunjukan jati diri bangsa melalui momentum seperti digelarnya Kejurkab ini,” tandas Gus Muhdlor.(Ambari Taufiq)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi