Bahwa remaja itu tidak hanya mempersiapkan diri dalam karir yang dicita-citakan ke depan namun bagaimana remaja itu juga dipersiapkan untuk membangun rumah tangga.
Dari hulu akan bergeser ke tengah yaitu tentang tim pendamping keluarga. Calon-calon pengantin yang akan diberikan edukasi juga dari kemenag yaitu tentang edukasi pranikah ditingkat kecamatan masing-masing. Selain itu juga akan diperkenalkan sebuah aplikasi yang dipersiapkan khusus bagi pasangan yang akan menikah.
“Pada bagian hilirnya yaitu ketika ada bayi atau balita yang terkena stunting maka yang menjadi ujung tombak adalah kader posyandu, dimana posyandu bisa memberikan program-program, edukasi serta pelatihan bagaimana meminimalkan dampak stunting agar balita yang mengalami stunting bisa terbantu untuk tumbuh dengan baik,” imbuhnya.
Pada kesempatan ini, Arzeti mengapresiasi acara talkshow yang dihadiri dari berbagai kalangan perempuan dengan latar beragam, mulai dari remaja kader sampai pengurus PKK. Ini menunjukkan adanya komunikasi yang efektif. Sengan komunikasi yang efektif akan mengetahui bagaimana cara mengatasi suatu masalah bersama. Dengan berkumpul bersama kita akan semakin tahu apa yang menjadi trend remaja saat ini.
“Dengan komunikasi yang baik dengan anak-anak maupun para remaja akan membuat mereka siap secara mental dalam menghadapi perkembangan apapun yang di hadapi, karena remaja-remaja yang memiliki kesiapan mental nantinya akan melahirkan pula generasi-generasi yang sehat,” katanya. (Ambari Taufiq)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi