Meski telah bertransformasi menjadi kota besar, Wali Kota Eri mengungkapkan bahwa kondisi iklim di Surabaya terbilang nyaman. Hal ini dibuktikan dengan Indeks Kumulatif Udara (IKU) di Kota Surabaya yang mencapai 90,31, yang artinya melebihi capaian IKU Nasional.
“Dari perjuangan seluruh warga, Surabaya juga mendapatkan (penghargaan) udara terbersih tingkat ASEAN. Ayo tetap dijaga sehingga ke depannya Surabaya menjadi kota yang nyaman dan lebih hebat lagi,” pesan dia.
Namun demikian, Eri mengakui bahwa capaian ini tak lepas dari peran serta pihak swasta yang peduli terhadap lingkungan di Surabaya. Salah satunya adalah PT Pertamina (Persero) melalui program CSR Geblak (Gerakan Balik Kanan) yang menjadikan lingkungan di sekitar bantaran sungai wilayah Kecamatan Jambangan menjadi lebih hijau, rapi, dan nyaman.
“Inilah salah satu yang akhirnya bisa membuat Kecamatan Jambangan hari ini meraih banyak Proklim dari Kementerian LH,” terang Eri.
Pihaknya berharap, keberhasilan ini dapat ditransformasikan dan ditiru oleh kampung-kampung yang lain. Ia yakin, ketika semakin banyak warga di kampung peduli terhadap lingkungan, maka udara di Surabaya akan semakin bersih dan nyaman.
“Saya berharap ini nanti bisa ditransformasikan dan ditiru kampung-kampung lainnya. Sehingga Insya Allah semakin banyak kampung yang seperti ini, maka udara di Surabaya juga semakin nyaman dan bersih,” pungkasnya.
Seperti diketahui, kampung di Surabaya yang mendapatkan penghargaan Proklim Lestari dari KLHK RI adalah RW 3 Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan. Sedangkan yang mendapatkan trophy Proklim Utama ada dua kampung, yakni RW 6 Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Sambikerep dan RW 6 Kelurahan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo.
Sedangkan tujuh kampung lain yang mendapat sertifikat Proklim Utama adalah RW 1, RW 2, RW 4 dan RW 5 Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan. Lalu RW 3 Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan serta RW 1 Kelurahan Banjar Sugihan, Kecamatan Tandes, dan RW 2 Kelurahan Bringin, Kecamatan Sambikerep. (Dwi Arifin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi