Sabtu, 7 Maret 2026, pukul : 04:18 WIB
Surabaya
--°C

Start dari Grid ke-15 di Misano, Quartararo Beberkan Strateginya Pepet Pecco Bagnaia

MISANO ADRIATICO-KEMPALAN: Prediksi Emilia Romagna Grand Prix di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Misano Adriatico, Minggu petang (24/10) sebagai penentu juara Moto GP musim ini sepertinya harus tertunda.

Sebab, sang pemuncak klasemen sementara MotoGP musim ini Fabio Quartararo yang digadang-gadang akan mengamankan gelarnya di Misano, malah tercecer di posisi ke-15 dalam kualifikasi, Sabtu petang (23/10).

Quartararo berada 14 grid di belakang pembalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia yang jadi tercepat dalam sesi kualifikasi. Pecco (sapaan akrab Bagnaia) finis dengan catatan 1:33,045 detik.

Dia lebih cepat 1 menit 34,476 detik dari El Diablo (julukan Quartararo). Hujan yang mengguyur Misano berakibat trek basah jadi penyebab jebloknya performa Quartararo. Memualai balapan di grid ke-15 ini jadi rekor terburuk dalam karir pembalap berkebangsaan Prancis tersebut di ajang MotoGP.

’’Jelas saya kecewa, tetapi saya menyimpannya untuk diri saya sendiri,’’ ungkap pembalap dari tim Monster Energy Yamaha MotoGP itu. Dia sudah menyadari bakal susah baginya bersaing di antara Pecco dan Iker Lecuona (Tech3 KTM Factory Racing) ketika free practice (FP) 4.

’’Secara tidak sadar, saya tak mau mengambil resiko yang cukup besar pada paro kedua trek, di saat ada lebih banyak trek yang basah. Faktanya, pada paro pertama saya masih bisa mendapat posisi menengah terbaik kedua dari semua sesi kualifikasi,’’ tutur Quartararo.

Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Fabio Quartararo ketika melaju di trek basah yang ada di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Misano Adriatico (23/10). (Foto: GP Inside)

Dia tidak khawatir walaupun harus start jauh dari Pecco. Dia pun sudah punya strategi tersendiri. ’’Sederhana, rauplah poin sebanyak-banyaknya. Saya tahu, bahwa di trek yang kering peluang saya sangat bagus. Saya takkan bertanya di mana posisi Bagnaia. Karena itu hanya memberiku tekanan,’’ ucap pembalap 22 tahun itu.

Sampai saat ini, Quartararo masih unggul 52 poin di atas Pecco yang menguntit di belakangnya. Quartararo dengan 254 poin, dan Pecco 202. Artinya, sekalipun Pecco mampu memenangi race di depan publiknya sendiri, peluang Quartararo juara masih tetap terbuka jika tetap mendulang poin-poin maksimal.

’’Saya tak memikirkannya (peluang juara) saat ini. Saya yakin, Bagnaia juga merasakan hal yang sama, bukan hanya saya,’’ klaim Quartararo. ’’Saya pikir, saya masih bisa menuntaskan musim ini dengan gelar juara di Portimao (7/11),’’ koarnya.

Pergantian ban belakang jadi kunci Bagnaia menyegel pole position. ’’Awalnya masih kesulitan. Overheated dan susah mencatatkan catatan waktu terbaik. Tapi, dalam kondisi ini (trek basah), Anda butuh beberapa lap untuk menumbuhkan kepercayaan pada motor Anda dan akhirnya saya beruntung,’’ beber Pecco (GPOne, Yunita Mega Pratiwi)

10 Besar Starting Grid GP Emilia Romagna

  1. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team)
  2. Jack Miller (Ducati Lenovo Team)
  3. Luca Marini (Sky VR46 Avintia Ducati)
  4. Pol Espargaro (Repsol Honda)
  5. Miguel Oliveira (Red Bull KTM)
  6. Franco Morbidelli (Monster Yamaha)
  7. Marc Marquez (Repsol Honda)
  8. Iker Lecuona (KTM Tech3)
  9. Danilo Petrucci (KTM Tech3)
  10. Johann Zarco (Pramac Ducati)
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.