Senin, 22 Juni 2026, pukul : 15:41 WIB
Surabaya
--°C

Puluhan Ribu Pengungsi Afghan Cari Keamanan ke Negara Tetangga

Kabul-Kempalan: Berdasarkan data dari badan PBB yang mengurusi isu pengungsi, UNHCR (United Nations High Comission of Refugees) mengatakan bahwa sekiraanya terdapat 35,400 pengungsi Afghanistan yang telah masuk ke negara-negara tetangga seperti misalnya Iran, Pakistan dan Tajikistan.

Sekitar puluhan ribu warga Afghanistan yang berada di negara tetangga seharusnya berada dalam perlindungan pengungsi internasional. Dalam periode 1 Januari hingga 22 Juli 2021 atau beberapa waktu sebelum Taliban berkuasa, diperkirakan terdapat 4000 warga Afghanistan yang menjadi pengungsi di Iran, Pakistan dan Tajikistan. Kemudian, ketika Taliban berkuasa, jumlah tersebut naik secara drastis menjadi 35,400 pada Rabu (22/9) atau jika dhitung, jumlah tersebut naik sembilan kali lipat.

BACA JUGA  Sengit Layaknya PON, Kecamatan Sidoarjo Juara Umum Akuatik PORKAB 2026

“Mayoritas pengungsi Afghanistan yang datang dan ingin mendapatkan perlindungan dari UNHCR merupakan pengungsi yang tidak memiliki dokumen lengkap. Kemudian ketika diwawancari, alasan utama mereka adalah untuk mencari keamanan karena negaranya sendiri pada saat ini sedang dalam bahaya” ucap perwakilan UNHCR, melansir dari Aljazeera.

Secara detail, sekiranya terdapat 19,300 pengungsi Afghanistan yang memasuki Iran pada tahun ini, 10,800 pengungsi Afghanistan yang memasuki Pakistan hingga 5,300 pengungsi Afghanistan yang memasuki Tajikistan. Namun data tersebut tidak pasti, sehingga kemungkinan lebih banyak.

UNHCR telah memberikan peringatan kepada negara-negara yang berada di kawasan untuk dapat sergap menanggapi isu krisis humanitarian tersebut. Kemudian juga UNHCR mengatakan bahwa telah ada pembatasan bagi para pencari suaka dari Afghanistan.

BACA JUGA  Sengit Layaknya PON, Kecamatan Sidoarjo Juara Umum Akuatik PORKAB 2026

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Editor: Freddy Mutiara

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.