GRESIK-KEMPALAN: Setelah dilepas Ketua umum Pengprov PBVSI Jatim yang sekaligus Kapolda Jatim Irjen polisi Nico Afianta, Tim Voli Indoor Putra Jatim selalu menyempatkan diri menggelar ritual tumpengan di lapangan dan menyantuni anak yatim piatu sebelum bertanding di medan laga.
Kamis siang (23/09) Ritual tumpengan dan Santuni anak Yatim piatu itu dilakukan di GOR Samator, komplek industri Driyorejo Gresik.
Menejer tim Voli Indoor Putra Jatim Hadi Sampoerno menjelaskan, acara tumpengan dan santuni anak yatim piatu seperti ini rutin di lakukan setiap kali akan menghadapi event besar seperti PON atau event Proliga.
Dengan tujuan supaya perjuangan para pemain, pelatih dimudahkan oleh allah SWT dan diberkahi perjuangannya.
“Acara syukuran seperti ini rutin di lakukan setiap akan menghadapi pertandingan besar termasuk PON XX Papua 2021,” jelas Hadi Sampoerno.

Lebih lanjut Hadi menambahkan, selain syukuran dengan tumpengan juga menyantuni yatim piatu. Menurutnya, do’a yatim piatu adalah di butuhkan bagi kita untuk menuju kesuksesan.
Sementara itu pelatih tim Voli Indoor putra Jatim di Ibarsyah Djanu Cahyono sependapat dengan manejer Hadi Sampoerno. Menurut Barsyah, secara tehnis para pemain memang sudah tidak ada masalah. Akan tetapi do’a yatim piatu adalah bisa membantu jalan menuju kesuksesan. (Ambari Taufiq)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi