JAKARTA-KEMPALAN: Xiaomi menjadi perusahaan teknologi dengan keuntungan fantastis di kuartal kedua tahun ini. Perusahaan yang baru seumur jagung ini berhasil mendapatkan penghasilan hingga 87,4% jika dikomparasikan pada tahun 2020 lalu.
Angka yang begitu luar biasa ini adalah akumulasi dari pengumpulan hasil penjualan pada periode tiga bulan. Di mana Xiaomi dapat menorehkan laba hingga 87,8 miliar yuan atau setara dengan Rp 195 triliun. Angka yang besar ini juga senilai dengan 64% year-on-year dari penjualan Xiaomi.
Selanjutnya, laba bersih dari penjualan seluruh produk Xiaomi pada periode yang sama hanya menyentuh angka 6,3 miliar yuan atau setara dengan Rp 14 triliun. Dapat disimpulkan, bahwa dalam konteks penjualan dari Xiaomi mengalami peningkatan 87,4% year-on-year.
Perwakilan dari Xiaomi berujar, jika taktik yang dinamainya sebagai “Smartphone X AIoT” secara gamblang dapat mengakomodir progres perusahaan yang sunguh akseleratif di kuartal kedua tahun 2021. Xiaomi akan melakukan investasi pada sektor teknologi inovatif dengan melakukan pengembangan pada sektor sumber daya manusianya.
Xiaomi menginternalisasi dan merekrut sumber daya manusia yang kompeten guna menunjang dalam mengoptimalisasikan pengembangan teknologi untuk produk smartphone maupun User Experience. Hal ini tentu penting, sebagai komponen yang mengakibatkan kemajuan yang pesat pada Xiaomi di tengah arus pasar yang semakin ketat.
Selain itu, Xiaomi juga terus mewujudkan taktik strategi yang diberi nama “Smartphone X AIoT”. Hal ini terbukti sukses, dapat dilihat dari segi peringkat atau klasmen smartphone secara internasional. Yang mana Xiaomi naik ke posisi kedua, mengalahkan merek Apple, Oppo, bahkan Huawei. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi