Sabtu, 25 April 2026, pukul : 10:44 WIB
Surabaya
--°C

Bupati Terharu Disumbang Sembako Paguyuban Guru Honorer Non-K2 dan Petani

GRESIK-KEMPALAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terharu saat menerima bantuan sembako dari Paguyuban Guru Honorer Non-K2 dan paguyuban pengepul hasil pertanian wilayah Gresik barat yang diserahkan dalam waktu hampir bersamaan di Pendopo Kabupaten Gresik pada Jumat (20/08) siang.

Orang nomer satu di kota santri ini menyatakan terharu ketika perwakilan guru honorer non-K2 memberikan sejumlah bantuan sembako untuk masyarakat Gresik yang terdampak pandemi Covid-19.

“Saya terharu menerima bantuan sampean, ternyata membantu dan bersedekah itu tak harus menunggu kaya. Mestinya kami yang memberi bantuan kepada Anda semua para guru honorer non-K2 ini. Ternyata niat membantu tak hanya bagi mereka yang kelebihan. Baiklah bantuan ini kami terima, semoga barokah,” katanya kepada perwakilan guru bantu yang diketuai oleh Miftachul Choiri bersama pengurus lainnya.

Menurut ketuanya, bantuan ini dikumpulkan dari seluruh anggota guru honorer non-K2 sebanyak 987 orang di seluruh wilayah Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik saat menerima bantuan dari Paguyuban Guru Honorer non-K2 (ist).

Bantuan beras juga diterima Bupati dari paguyuban pengepul hasil pertanian wilayah Gresik Barat. Paguyuban yang beranggotakan pengusaha hasil pertanian ini memberikan sumbangan beras sebanyak 4 ton. Usai menerima sumbangan, Bupati mengajak anggota paguyuban untuk melihat langsung dapur umum yang dikelola oleh Ketua TP PKK Gresik.

Kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi, Bupati mengatakan bahwa dalam menangani pandemi Covid-19 di Gresik pihaknya merasa sangat terbantu dengan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat.

“Dalam menangani Covid-19 kami tidak berdiri sendiri. Dengan kerja keras dan kesungguhan dalam melayani masyarakat ini, seakan apapun kami butuhkan masyarakat sudah siap membantu. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan disitu ada keberkahan. Kami sampaikan terima kasih kepada semuanya. Insyaallah pandemi ini akan segera berlalu,” ujarnya optimis

Bhakti Guru honorer non-K2 untuk Masyarakat Gresik yang terdampak pandemi Covid-19 (ist).

Gus Yani yang kebetulan tengah didampingi istrinya, Nurul Haromaini sedang mengkoordinir dapur umum di Lingkungan Pendopo bersama TP-PKK Kabupaten Gresik langsung mengajak para guru honorer non-K2 dan perwakilan Paguyuban pengepul hasil pertanian wilayah Gresik Barat meninjau dapur umumnya.

Dalam waktu yang hampir bersamaan Gus Yani juga menerima bantuan beras PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) sebanyak 15 ton yang dikemas dalam 3 ribu paket yang masing masing berisi 5 kilogram. Bantuan diserahkan langsung oleh Onny Djayus CEO Pelindo III Regional Jatim kepada Bupati Gresik. Pelindo III juga telah memberikan vaksinasi sebanyak 15 ribu dosis kepada masyarakat Gresik.

Menurut Onny Djayus, bersama pemerintah pihaknya merasa ikut bertanggung jawab untuk menciptakan herd imunity. Sedangkan bantuan beras ini untuk meringankan beban masyarakat terdampak di masa pandemi Covid-19. (Ambari Taufiq)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.