Rabu, 22 April 2026, pukul : 21:44 WIB
Surabaya
--°C

Jacksen F Tiago: Moh. Barmen Dermawan yang Berotak Jerman Berhati Makkah

SURABAYA-KEMPALAN: Meninggalnya tokoh sepakbola nasional asal kampung Ampel Surabaya Mohammad Barmen meninggalkan kesan mendalam bagi pesepakbola Brasil Jacksen F Tiago. Pasalnya Almarhum Bang Mo sapaan akrabnya di kalangan orang bola telah menyelamatkan karir sepakbolanya.

Betapa tidak, semenjak ia gantung sepatu ingin mengawali karir di dunia kepalatihan nasibnya tak semoncer kala ia masih menjadi pemain top saat itu. Bahkan sempat terkatung-katung di Indonesia tepatnya di Surabaya.

Beruntung ada sosok yang dermawan yang berotak Jerman berhati Makkah. Beliau adalah Mohammad Barmen.
Jacksen menceritakan bahwa awalnya ia hanya ingin sekedar ikut berlatih bersama tim binaan Bang MO yakni Assyabaab agar feeling dan skill bolanya tidak luntur.

Pemberian kenang-kenangan dari pemain Assyabaab kepada Bang MO pada reuni akbar keluarga besar Assyabaab.

Akan tetapi seorang dermawan yang berotak Jerman berhati Makkah begitu Jacksen menyebutnya menawari untuk melatih Klub binaanya Assyabaab. Tak berpikir panjang Jacksen pun langsung menerima tawaran itu.

Setahun bersama Assyabaab prestasi klub asal Kampung Ampel Surabaya itu kian meroket di kompetisi internal Persebaya dengan meraih gelar Juara. Setelah itu, berkat prestasi dan lobi Bang MO Jacksen akhirnya di dapuk menjadi pelatih Persebaya di kompetisi Divisi I Liga Indonesia.

Dengan bimbingan dan arahan bang MO Jacksen sukses membawa Persebaya juara divisi I dan langsung promosi ke Liga Utama. Setelah membawa Persebaya kembali ke khittah Liga I Prestasi Jacksen di dunia kepelatihan kian moncer. Jacksen pun mampu membawa segudang prestasi di beberapa klub besar di tanah air, seperti Persebaya dan Persipura.

Kenangan saat merayakan ultah 21 Juli 2021.

Kedekatan Jacksen dengan Bang MO boleh di bilang antar guru dan murid. Meski kini Jacksen sudah menjadi pelatih profesional dengan level pelatih internasional kelas dunia, tapi Jacksen masih meminta petuah sosok Bang MO yang di anggap guru spiritualnya.

Jacksen menyebutkan kalau dirinya seorang pelatih Bang MO adalah embahnya (kakeknya-red) pelatih.

Di akhir cerita kepada kempalan.com Jacksen F Tiago mengatakan banyak cerita dan kenangan yang tidak bisa terlupakan bersama Bang MO. Selain orangnya baik hati, juga dermawan ilmu dan harta kepada siapapun tak terkecuali kepada dirinya. Ilmu yang diberikan kepada dirinya akan dikenang sepanjang masa.

Selamat jalan guru semoga amal Ibadahnya di terima Allah SWT dan di ampuni dosa-dosanya. (Ambari Taufiq)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.