Rabu, 27 Mei 2026, pukul : 01:07 WIB
Surabaya
--°C

Kementerian Perindustrian akan Membuka Program Edukasi Teknologi Kertas

JAKARTA-KEMPALAN: Di tubuh kabinet pemerintahan, Kementerian Perindustrian menjadi lembaga yang sangat penting. Di mana Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memiliki fungsi dalam menyelenggarakan urusan di bidang perindustrian dalalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Industri yang maju juga harus dibarengi dengan kualitas sumber daya manusia yang baik. Oleh karena itu, Kemenperin yang direpresentasikan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) akan mengadakan program edukasi dalam studi ilmu terapan teknologi kertas yang setara dengan D-1.

Untuk mensukseskan program ini, Kemenperin bersinergi dengan berbagai perusahaan-perusahaan sektoral di Indonesia. Seperti PT Eco Paper Indonesia, PT Surabaya Mekabox, PT Kertas Padalarang, PT Enggal Subur Kertas, PT Pemalang Agro Wangi, PT Budi Makmur Perkasa, serta PT Indah Kiat Pulp dan Kertas Tbk Serang Mill.

BACA JUGA  Nikah di Bulan Besar Membeludak, 1.765 Pasangan Mojokerto Serbu KUA

“Keberadaan SDM terampil menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri, di mana industri merupakan salah satu sektor yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berharap peserta program ini memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” ujar Arus Gunawan selaku Kepala BPSDMI dalam keterangan resminya, pada Kamis (22/7).

Dalam mengeksekusi program eduksi ini, tentu dibutuhkan komitmen yang kuat dari tubuh para stakeholder. Nantinya, Kemenperin akan memfasilitasi 899 mahasiswa yang dapat berpartisipasi untuk menjalankan pendidikan vokasi dan dapat langsung bekerja di industri teknologi kertas. Mahasiswa ini berasa dari 10 provinsi dan 12 kabupaten/kota di Indonesia.

“Kebutuhan tenaga kerja industri kertas dan barang kertas sebanyak 241.651 pada tahun 2020, sedangkan kebutuhan pada tahun 2021 diperkirakan bertambah mencapai 10.563 orang,” tambah Arus.

BACA JUGA  Perkuat Ekosistem Pesisir, BRIDA Surabaya Dorong Metode Silvofishery

Industri pulp yang merupakan produk berbahas kertas sedang menjadi segmen yang kompetitif di pasar internasional. Di mana Indonesia sendiri duduk di posisi kedelapan dunia. Sedangkan pada industri teknologi kertas, Indonesia mendapati posisi yang nyaman di enam besar.

Tidak dapat dinafikan, bahwa kedua industri menjadi produk yang sedang naik daun di kancah nasional maupun internasional. Oleh karenanya, modal yang dimiliki oleh negara ini harus diperkokoh oleh sumber daya manusia yang kredibel serta mengimplementasikan teknologi dalam proses kerjanya. (Rafi Aufa Mawardi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.