Selasa, 2 Juni 2026, pukul : 07:23 WIB
Surabaya
--°C

Menuju Pemilihan Umum Cepat, Oposisi Kumpul di Ibu Kota

YEREVAN-KEMPALAN: Ribuan pendukung Armenia Alliance, oposisi mantan Presiden Robert Kocharian, berkumpul di pusat Yerevan menjelang pemilihan umum cepat akhir pekan ini. Demonstrasi pada Jumat (18/6) di pusat ibukota Republic Square terjadi sehari setelah unjuk rasa serupa oleh pendukung sementara Perdana Menteri Nikol Pashinyan.

Berbicara kepada orang banyak, Kocharian memuji “kampanye kemenangan” aliansinya. Baginya, hal ini bukanlah perjuangan mendapatkan kekuasaan, melainkan perjuangan untuk mengembalikan pemerintah kepada masyarakat.

Robert Kocharian tidak berbicara lama dan memulai pidatonya dengan lelucon. Dia menyatakan hampir tidak ada cukup pizza di Armenia dan di seluruh Kaukasus Selatan untuk memberi makan semua orang yang berkumpul di Republic Square.

“Ketika pendukung saya berkumpul di depan gedung pengadilan, mereka berkata, mereka datang untuk makan pizza. Saya tidak berpikir bahwa akan ada cukup pizza untuk Anda semua di Armenia atau di seluruh Kaukasus Selatan,” seperti yang dikutip Kempalan dari The JAM News.

Kemudian Robert Kocharian menyebutkan empat masalah utama yang dihadapi Armenia, perlindungan dan keamanan perbatasan Armenia, masa depan Nagorno-Karabakh, krisis ekonomi, ketegangan politik internal. Menurut mantan presiden, “pihak berwenang saat ini tidak dapat menyelesaikan masalah ini, karena mereka sendiri yang menciptakannya.”

Rapat umum untuk Kocharian, yang menjabat sebagai presiden antara 1998 dan 2008, adalah acara kampanye terakhir sebelum pemungutan suara 20 Juni, yang bertujuan untuk menyelesaikan krisis politik yang melanda negara itu sejak perang musim gugur lalu melawan Azerbaijan atas wilayah Nagorno-Karabakh.

Persaingan ketat untuk posisi penting ini diperkirakan akan terjadi antara partai Civil Contract dari Pashinian dan Armenia Alliance yang baru dibentuk, dan masih belum jelas apakah kedua kelompok akan dapat menguasai mayoritas kursi di parlemen setelah pemilihan, baik sendiri atau dengan membentuk koalisi pemerintahan.

Ada 21 partai dan empat aliansi politik yang berkompetisi, pemilihan ronde kedua akan dilaksanakan antara dua partai atau aliansi tertinggi jika tidak ada yang mampu membentuk sebuah pemerintahan koalisi selama enam hari. (RFE/RL/The JAM News, reza hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.